Perkembangan Kembang Api dari Masa ke Masa
- 31 Des 2024 20:06 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Kembang api pertama kali ditemukan sekitar 200 SM di Tiongkok, ketika bambu yang dibakar menghasilkan suara keras. Penemuan ini berkembang menjadi petasan yang digunakan untuk tujuan keagamaan dan merayakan peristiwa penting seperti pernikahan dan kelahiran.
Pada abad ke-8 M, penemuan bubuk mesiu oleh alkemis Tiongkok memperkenalkan ledakan yang lebih efektif, bubuk ini digunakan dalam petasan yang menghasilkan suara dan efek visual sederhana. Penggunaan kembang api kemudian menyebar ke Barat pada abad ke-12 hingga ke-16, saat mulai digunakan dalam perayaan kemenangan militer dan acara keagamaan.
Kembang api diperkenalkan di Amerika oleh Inggris pada abad ke-16, pada tahun 1777, kembang api digunakan dalam perayaan Hari Kemerdekaan Amerika, meski hanya berwarna oranye dan sederhana. Kembang api berwarna-warni baru ditemukan pada tahun 1830-an, setelah penemuan logam seperti strontium dan barium.
Saat ini, kembang api menjadi lebih spektakuler dengan berbagai warna dan efek visual. Kembang api modern menghasilkan pola rumit dan suara ledakan yang memukau, menjadikannya bagian penting dari perayaan besar di seluruh dunia, dengan terus berkembangnya teknologi, kembang api kini menawarkan pertunjukan yang lebih indah dan aman. (Sumber: www.kontan.co.id).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....