Jemaat GKI Manyosi Manokwari, Ibadah Minggu Pagi Penuh Hikmat
- 04 Okt 2026 20:55 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Jemaat GKI Manyosi Wirsi Manokwari melaksanakan Ibadah Minggu Pagi 2 dengan penuh khidmat pada hari Minggu, 4 Oktober 2026. Ibadah yang dimulai tepat pada pukul 09.00 WIT ini dihadiri oleh warga jemaat setempat yang datang untuk bersekutu dan memuji Tuhan bersama-sama.
Ibadah kali ini dipimpin oleh pelayan firman, Pdt. Marthina S. Rumfabe, S.Th. Dalam khotbahnya, beliau membawa pesan teologis yang mendalam bagi seluruh jemaat yang hadir. Kehadiran beliau memberikan kesejukan spiritual di tengah-tengah persekutuan pagi itu.

Tema atau sorotan utama yang diangkat dalam peribadatan kali ini bertajuk "Sion Kota Damai". Melalui tema ini, jemaat diajak untuk merenungkan kembali pentingnya menghadirkan kedamaian dan kerukunan. Hal ini juga menjadi pengingat bagi jemaat untuk menjadi agen pembawa damai di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dasar perenungan firman Tuhan dalam ibadah ini diambil dari kitab Perjanjian Lama, yaitu Yesaya 2: 1-5. Pembacaan nats tersebut menekankan tentang keselamatan, pengajaran firman, dan visi masa depan di mana bangsa-bangsa akan berjalan di dalam terang Tuhan.
Dalam konteks kehidupan modern, esensi dari Sion sebagai kota damai harus dimanifestasikan di dalam gereja dan diri setiap orang percaya. Tantangan sosial yang dipenuhi polarisasi, gesekan kepentingan, dan kebencian menuntut jemaat untuk tidak menjadi bagian dari konflik, melainkan menjadi solusi. Melalui ibadah ini, jemaat GKI Manyosi Wirsi diingatkan bahwa kedamaian sejati bermula dari kerelaan hati untuk tunduk pada didikan firman Tuhan, yang kemudian melahirkan karakter hidup yang rukun dan menghargai perbedaan.
Menjadi agen pembawa damai di tengah masyarakat berarti mengimplementasikan seruan ayat ke-5: "Mari kita berjalan di dalam terang Tuhan!" Berjalan dalam terang berarti meninggalkan kegelapan egoisme dan aktif merajut kebersamaan. Ketika jemaat melangkah keluar dari gedung gereja, mereka membawa misi mulia untuk menularkan kedamaian rohani tersebut ke dalam unit terkecil—mulai dari keluarga, lingkungan kerja, hingga masyarakat luas di Manokwari. Dengan demikian, gereja benar-benar menjadi representasi "Sion" yang memancarkan terang kasih dan damai sejahtera Allah bagi dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....