Rata-Rata IQ Orang Indonesia, Benarkah Hanya 78,49?

  • 22 Sep 2026 11:32 WIB
  •  Manokwari
Poin Utama
  • Angka IQ Indonesia 78,49 berasal dari kompilasi penelitian, bukan satu tes IQ nasional.
  • Data tersebut dihimpun dalam buku The Intelligence of Nations (2019).
  • Penelitian yang menjadi dasar angka tersebut berasal dari periode dan kelompok yang berbeda.

RRI.CO.ID, Manokwari - Angka rata-rata IQ orang Indonesia beberapa tahun terakhir sempat ramai dibicarakan, salah satunya karena muncul angka 78,49 dalam berbagai pemberitaan. Angka tersebut bukan berasal dari satu tes IQ nasional yang dilakukan terhadap seluruh masyarakat Indonesia, melainkan berasal dari kompilasi sejumlah penelitian yang dihimpun Richard Lynn dan David Becker dalam buku The Intelligence of Nations yang terbit pada 2019. Karena itu, angka 78,49 sebaiknya tidak dianggap sebagai gambaran pasti tentang kemampuan berpikir seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam penyusunannya, angka tersebut berasal dari delapan penelitian yang dilakukan pada periode dan kelompok masyarakat yang berbeda. Penelitian-penelitian itu menggunakan data dari beberapa tahun, termasuk penelitian yang dilakukan pada 1980-an hingga 2017, sehingga tidak bisa begitu saja dianggap sebagai hasil pengukuran kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Perbedaan usia peserta, metode pengujian, ukuran sampel, dan karakteristik penelitian juga menjadi hal penting ketika membaca angka tersebut.

Masalahnya, perhitungan IQ rata-rata berdasarkan negara memang memiliki sejumlah keterbatasan. Kritik terhadap dataset national IQ menunjukkan bahwa data yang digunakan berasal dari berbagai penelitian dengan tes, rentang usia, dan metode pengambilan sampel yang tidak selalu sama, bahkan dalam sejumlah kasus menggunakan perkiraan ketika data suatu negara tidak tersedia. Artinya, angka tersebut tidak dapat diperlakukan seperti hasil sensus atau tes IQ nasional yang dilakukan dengan metode seragam.

Untuk melihat kemampuan akademik pelajar Indonesia, salah satu rujukan internasional yang lebih terukur adalah PISA yang diselenggarakan OECD. Dalam PISA 2022, Indonesia memperoleh skor rata-rata 366 untuk matematika, 359 untuk membaca, dan 383 untuk sains, dengan peserta merupakan siswa berusia sekitar 15 tahun sehingga hasil ini juga tidak dapat disamakan dengan rata-rata IQ seluruh penduduk Indonesia.

Hasil PISA tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam matematika, membaca, dan sains masih berada di bawah rata-rata OECD pada 2022. Namun, PISA bukan tes IQ karena penilaiannya dirancang untuk melihat kemampuan siswa menggunakan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi persoalan kehidupan nyata. Jadi, menyamakan skor PISA dengan angka IQ juga kurang tepat.

Pada akhirnya, pertanyaan tentang berapa rata-rata IQ orang Indonesia tidak bisa dijawab hanya dengan satu angka tanpa menjelaskan sumber dan metode pengukurannya. Angka 78,49 memang pernah digunakan dalam sejumlah publikasi, tetapi keterbatasan data dan metode membuat angka tersebut perlu dibaca secara hati-hati, bukan sebagai label kemampuan intelektual seluruh masyarakat Indonesia. Yang lebih penting, data seperti IQ maupun PISA dapat menjadi bahan untuk memahami tantangan pendidikan, sementara kemampuan seseorang tetap dipengaruhi banyak faktor dan tidak dapat diringkas hanya dalam satu angka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....