Keberanian Nehemia Menginspirasi Jemaat Berani Melangkah dalam Panggilan Tuhan
- 06 Sep 2026 19:38 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Suasana khidmat dan penuh sukacita rohani menyelimuti pelaksanaan Ibadah Minggu Pagi yang disiarkan secara langsung dari GKI Sion Sanggeng Klasis Manokwari pada hari Minggu, 6 September 2026. Peribadatan mulia ini menjadi momentum penting bagi seluruh jemaat untuk merendahkan diri dan mencari wajah Tuhan di hari perhentian yang kudus.
Pelayanan firman pada ibadah kali ini dipimpin oleh Pdt. Nikolas Batkunde, M.Si. Melalui khotbahnya, beliau menuntun jemaat untuk mendalami kebenaran firman Tuhan yang terambil dari kitab Perjanjian Lama, yaitu Nehemia 2:1-10, yang mengisahkan pergumulan serta keteguhan hati dalam memulihkan reruntuhan kota.Khotbah tersebut dikupas secara mendalam untuk merefleksikan tema sentral yang diusung, yaitu "Berani Melangkah dalam Panggilan Tuhan untuk Menghidupkan".
Jemaat diajak untuk meneladani keberanian rohani tokoh Nehemia yang tidak gentar menghadapi berbagai tantangan dan risiko demi membawa pemulihan serta menghidupkan kembali harapan sesama umat.

Kitab Perjanjian Lama, khususnya Nehemia 2:1-10, menjadi dasar khotbah dikatakan oleh Pdt. Nikolas Batkunde, M.Si lebih mendalam mengenai keteguhan hati dalam memulihkan reruntuhan kota yang porak-poranda. Kisah perjuangan Nehemia ini dikupas secara komprehensif untuk merefleksikan tema sentral yang diusung, yaitu "Berani Melangkah dalam Panggilan Tuhan untuk Menghidupkan". Melalui teladan hidupnya, jemaat diajak untuk melihat bagaimana iman yang kokoh mampu mengubah kedukaan menjadi sebuah aksi nyata yang membawa pemulihan bagi sesama.
Pergumulan batin yang dialami oleh Nehemia di hadapan Raja Artahsasta memperlihatkan kombinasi yang kuat antara doa yang tekun dan keberanian mengambil risiko. Respons cepat Nehemia untuk membangun kembali tembok Yerusalem yang runtuh membuktikan bahwa panggilan ilahi selalu menuntut langkah iman yang konkret dari setiap pribadi. Refleksi khotbah ini menegaskan bahwa setiap keruntuhan hidup dapat dipulihkan kembali saat seseorang bersedia merespons panggilan Tuhan dengan kesetiaan, kerja keras, dan komitmen yang penuh.
Diharapkan siraman rohani ini mampu meneguhkan iman jemaat agar senantiasa berani melangkah dengan keyakinan penuh pada penyertaan Tuhan di tengah tantangan zaman. Firman yang telah ditaburkan diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan semata, melainkan menjelma menjadi aksi nyata yang membawa dampak positif dan berkat bagi kehidupan bermasyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....