Festival Manokwari Menari Jadi Ruang Pelestarian Budaya Papua Barat
- 04 Agt 2026 18:54 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Festival Manokwari Menari 2026 dinilai menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap warisan leluhur Papua Barat. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan seni dan tradisi di tengah perkembangan zaman.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Barat, Dr. Lasarus Indow, mewakili Gubernur Papua Barat pada pembukaan Festival Manokwari Menari 2026 di Lapangan Pantai Bakaro, Distrik Manokwari Timur.
Ia menilai penyelenggaraan festival budaya tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Papua Barat kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, tarian tradisional yang ditampilkan dalam festival memiliki nilai historis dan filosofi yang mencerminkan kehidupan masyarakat Papua Barat. Karena itu, pelestarian budaya harus terus dilakukan dengan melibatkan generasi muda sebagai penerus nilai-nilai tersebut.
“Festival Manokwari Menari ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita semua. Tari bukan hanya sekadar gerak dan irama, tetapi merupakan cerminan jati diri, sejarah dan kearifan lokal masyarakat Papua Barat yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Melalui festival ini, generasi muda kita diajak untuk mengenal, mencintai, dan bangga terhadap warisan budaya leluhur sekaligus menunjukkan kepada dunia luar bahwa Papua Barat memiliki kekayaan seni yang luar biasa dan patut untuk terus dikembangkan,” jelasnya pada Senin, 3 Agustus 2026.
Ia mengatakan pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia pendidikan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar seni budaya daerah tetap hidup dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai aslinya.
Pemerintah Provinsi Papua Barat juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada yang menjadikan budaya sebagai salah satu fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus mendorong promosi budaya Papua Barat.
Melalui Festival Manokwari Menari 2026, Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap semangat melestarikan budaya terus tumbuh di kalangan masyarakat, sehingga warisan leluhur tetap terjaga dan menjadi identitas yang membanggakan bagi Papua Barat di tingkat nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....