Perbedaan Evening tea dan High tea sejarah, tradisi dan cara penyajiannya.

  • 30 Jun 2026 17:56 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID,Manokwari - Teh telah menjadi bagian penting dari budaya banyak negara, terutama di inggris. Di antara berbagai tradisi minum teh, evening tea dan high tea sering kali di anggap sama padahal keduanya memiliki sejarah, waktu penyajian, serta tujuan yang berbeda.

Memahami perbedaan keduanya dapat memberikan wawasan menarik tentang perkembangan budaya kuliner dan sosial masyarakat inggris. Evening tea( sering di sebut afternoon tea ) adalah tradisi menikmati teh pada sore hari menjelang malam sebagai moment relaksasi setelah menjalani aktifitas sehari hari.

Kegiatan ini biasanya di lakukan dalam suasana santai bersama keluarga atau teman.

Pada acara evening tea, teh di sajikan bersama makanan ringan seperti kue kering ( cookies ) scone dengan selai dan krim, sandwich kecil, cake atau pastri, buah buahan segar.

Tujuan utama evening tea adalah memberikan kesempatan untuk beristirahat dan bersosialisasi sambil menikmati secangkir teh hangat.

Tradisi ini sering di temukan di hotel, restoran, maupun rumah rumah yang masih mempertahankan budaya minum teh.

Berbeda dengan evening tea, high tea berasal dari kalangan pekerja inggris pada abad ke 19 setelah pulang kerja pada sore atau awal malam hari mereka membutuhkan hidangan yang lebih mengenyangkan dari pada sekadar camilan.

High tea biasanya disajikian antara pukul 17:00 hingga 19:00 dan terdiri dari Teh panas, daging panggang atau olahan daging, telur, roti dengan mentega, pie gurih, ikan atau hidangan utama lainnya, kue sebagai penutup.

Istilah "high" bukan menunjukan tingkat kemewahan, melainkan karena hidangan ini di sajikan di meja makan yang lebih tinggi ( high dinning table) berbeda dengan tradisi minum teh ringan yang di lakukan di meja rendah ruang tamu.

Saat ini batas antara evening tea dan high tea mulai kabur. Banyak hotel dan restoran me gunakan istilah high tea untuk paket minuman teh yang mewah dengan aneka kue dan makanan ringan.

Meskipun demikian secara historis high tea sebenarnya merupakan hidangan yang lebih berat dan berfungsi sebagai makan malam awal.

Di berbagai negara, tradisi minum teh juga mengalami adaptasi sesuai budaya lokal.

Berbagai jenis teh, makanan pendamping, dan cara penyajian yang unik menjadikan pengalaman minum teh semakin beragam dan menarik.

Evening tea dan high tea merupakan dua tradisi minum teh yang memiliki karakteristik berbeda.

Evening tea lebih berfokus pada relaksasi dengan camilan ringan sedangkan high tea adalah hidangan yang lebih lengkap dan mengenyangkan yang awalnya di tujukan bagi kalangan pekerja.

Meskipun keduanya melibatkan teh sebagai elemen utama sejarah dan fungsi sosialnya menunjukan perbedaan yang jelas.

Memahami kedua tradisi ini membantu kita lebih menghargai kekayaaan budaya minum teh yang telah berkembang selama berabad abad. ( the spruce eats )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....