Kartini Masa Kini, Perempuan Manokwari Kuatkan Literasi

  • 21 Apr 2026 12:02 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Semangat Hari Kartini digaungkan melalui program Obrolan Siang RRI Pro 1 Manokwari, Selasa, 21 April 2026. Mengangkat tema “Kartini Menguatkan Peran Perempuan untuk Indonesia Maju”, obrolan ini menghadirkan narasumber Angela Torimtubun, pendiri komunitas literasi Ruang Berbagi Manokwari.

Dalam dialog tersebut, Angela membagikan kisah awal berdirinya komunitas yang ia rintis sejak tahun 2018. Ia mengaku, keputusan membangun Ruang Berbagi Manokwari berawal dari perubahan peran hidupnya saat menjadi ibu rumah tangga penuh waktu.

“Awalnya dari rasa keprihatinan. Setelah saya full time menjadi ibu rumah tangga, saya melihat anak-anak di sekitar belum memiliki akses dan kebiasaan membaca yang baik. Dari situ muncul keinginan untuk melakukan sesuatu,” ungkap Angela.

Ia menjelaskan, Ruang Berbagi Manokwari hadir sebagai wadah literasi yang menyasar anak-anak dan remaja. Berbagai program pun dijalankan secara konsisten untuk menumbuhkan minat baca sejak dini.

“Fokus kami pada anak dan remaja. Ada beberapa program seperti perpustakaan anak setiap hari Sabtu, lalu dongeng goes to kampung, dan juga kegiatan peningkatan minat baca untuk anak usia PAUD,” jelasnya.

Menurut Angela, literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga membentuk pola pikir dan karakter seseorang. Ia menekankan bahwa peran perempuan sangat penting dalam membangun budaya literasi di keluarga.

“Perempuan itu sekolah pertama bagi anak-anak. Dari ibu, anak belajar banyak hal. Jadi literasi dan perempuan itu seperti satu mata rantai yang tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa tantangan terbesar dalam membangun literasi bukan hanya faktor eksternal, tetapi justru berasal dari dalam diri sendiri.

“Tantangan utama itu ada dalam diri kita. Kadang kita merasa tidak percaya diri atau merasa tidak mampu. Padahal kuncinya adalah percaya diri dulu, baru kita bisa bergerak dan berdampak,” katanya.

Angela juga mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk mulai membangun kebiasaan membaca di tengah kesibukan sehari-hari.

“Intinya kita harus menyediakan waktu untuk membaca. Karena membaca adalah kekuatan kita. Dari membaca, kita bisa berkembang dan membantu orang lain,” tutupnya.

Sementara itu, penyiar RRI Manokwari, Inyel S. Boymau, menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, termasuk melalui gerakan literasi di tengah masyarakat.

Dengan semangat Kartini, diharapkan semakin banyak perempuan yang berdaya, percaya diri, dan mampu menjadi agen perubahan bagi Indonesia yang lebih maju.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....