Inovasi Design Mahkota Papua tanpa Menghilangkan Nilai Adat

  • 08 Apr 2026 20:25 WIB
  •  Manokwari

RRI,CO.ID- Manokwari-Dalam upaya melestarikan tradisi Mahkota Papua, beberapa pengrajin dan UMKM lokal kini mengembangkan desain mahkota Papua secara inovatif dengan tetap menjaga nilai-nilai adat yang telah diwariskan turun-temurun. Inisiatif seperti ini muncul sebagai respons terhadap tantangan modern, aturan perlindungan satwa, dan kebutuhan untuk membuat mahkota yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan tanpa mengabaikan makna dan nilai budaya yang ada mendalam.

Menurut pengrajin ibu Denada Meraudje pemilik usaha Rumah Mahkota Papua, proses pembuatan mahkota kini sering menggunakan bahan alternatif yang di datangkan dari pulau jawa da bali seperti bulu ayam, kulit kerang, manik manik dan bulu burung kasuari yang juga di peroleh daerah pedalaman papua , buah biji saga ,, pengelolaan yang sangat terkontrol, serta motif-motif ukiran khas Papua yang memiliki makna .

Hal ini dilakukan karena burung cenderawasih sebagai sumber utama bulu mahkota kini dilindungi hukum, sehingga penggunaan bulu asli burung cendrawasih tidak terancam kelestariannya. Meskipun desain mahkota mengalami pembaruan — termasuk pilihan warna, bentuk, atau kombinasi bahan — ibu denada menegaskan bahwa inti simbol budaya tetap dijaga.

Mahkota Papua bukan sekadar aksesori, tetapi simbol kehormatan, identitas, diri masyarakat papua dan hubungan spiritual dengan alam yang sakral bagi masyarakat adat Papua. Nilai-nilai tersebut tetap dihormati dengan cara mempertahankan ornamen tradisional, pola warna yang memiliki makna adat, serta proses pembuatan yang melibatkan tokoh budaya setempat.

Upaya inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga tradisi tetapi juga untuk memberdayakan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM yang bisa memasarkan mahkota adat sebagai produk budaya yang relevan di era modern, khususnya di acara budaya, pameran, atau untuk edukasi generasi muda agar tradisi tetap hidup.

Pemilik rumah makota papua berhadap agar perkembangan industri kreatif berbasis budaya ini mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah daerah sebagai wujud dari pengembangan budaya yang ada di tanah papua dan dapat memotivasi generasi muda untuk di berikan pendampingan agar generasi muda bisa jadi penerus dalam menjaga dan melestarikan makota papua sebagai identitas diri masyarakat Papua.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....