30 Ketua Majelis Taklim di Teluk Bintuni Dikukuhkan
- 19 Apr 2026 18:58 WIB
- Manokwari
Video
RRI.CO.ID, Bintuni– Sebanyak 30 ketua Majelis Taklim di Kabupaten Teluk Bintuni resmi dikukuhkan dalam rangkaian acara Halal Bihalal BKMT Provinsi Papua Barat sekaligus peringatan hari lahir (Harlah) BKMT Teluk Bintuni. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Akbar Al-Muttaqin Teluk Bintuni pada Minggu, 18 April 2026.
Acara ini menghadirkan penceramah K.H. Abdul Kholik Bukhori dan turut dihadiri Anggota DPD RI Abdulah Manarai serta Wakil Ketua DPR Papua Barat, Samsudin Seknun. Dalam sambutannya, Ketua BKMT Provinsi Papua Barat, Novia Utami, menegaskan bahwa BKMT merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menyelaraskan program kerja dengan prioritas Gubernur Papua Barat.
“BKMT harus menjadi rantai utama yang mendeteksi kesulitan masyarakat. Pastikan tidak ada tetangga yang kekurangan gizi atau luput dari perlindungan sosial,” ujar Novia.
Ia juga menekankan pentingnya peran BKMT dalam mendukung ekonomi inklusif dan ketahanan pangan melalui pengelolaan potensi alam, khususnya di sektor perikanan dan pertanian. Selain itu, BKMT diharapkan mampu menjaga kerukunan sosial serta menanamkan nilai budaya yang santun dan religius di tengah masyarakat.
Novia turut berpesan kepada para ketua Majelis Taklim yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Jadilah pemimpin yang melayani, bukan yang dilayani. Jadilah pemimpin yang merangkul, bukan yang menyingkirkan, serta mampu menyatukan perbedaan menjadi harmoni yang indah,” Kata Novia
Sementara itu, Ketua BKMT Teluk Bintuni, Andi Rosdiana Haris, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah berkiprah selama 16 tahun dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan di wilayah tersebut.
“Pembinaan BKMT dilakukan melalui pengajian gabungan, kegiatan sosial, bantuan kepada masyarakat tidak mampu, hingga kegiatan dakwah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masjid menjadi pusat pembelajaran bagi kaum ibu yang berperan sebagai madrasah utama dalam membentuk generasi berakhlak mulia. “Kami berkomitmen untuk terus memajukan ibu-ibu Majelis Taklim, karena dari sinilah lahir generasi yang beriman dan berakhlak,” katanya.
Di sisi lain, Bupati Teluk Bintuni melalui Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, I.B. Putus Suratna, menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Majelis taklim memiliki peran strategis dalam pembinaan umat dan menjadi pilar penting dalam membangun ketahanan keluarga,” ungkapnya.
Ia berharap Majelis Taklim tidak hanya menjadi tempat pengajian rutin, tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan umat yang mampu menjawab tantangan zaman. “Saya harap majelis taklim mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah serta menciptakan masyarakat yang berakhlak dan berdaya,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....