Definisi Sabar dalam Islam

  • 27 Agt 2024 19:07 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari: Bahwa sabar ada batasnya. Secara bahasa, sabar berarti menahan diri atau bertahan. Ada saat di mana seseorang boleh membalas kezaliman atasnya atau mengingkari takdir Tuhan terhadapnya. Hal ini disampaikan Uztadzah Lilim Halima pada program RRI Manokwari kerjasama dengan BKMT Manokwari.

Dalam konteks Islam, sabar memiliki makna yang lebih luas. Sabar adalah kemampuan untuk menahan diri dari segala bentuk keputusasaan, serta ketabahan dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Di antara sifat yang paling mulia dan utama adalah sabar. Keutamaan sifat ini banyak disebutkan dalam Al-Qur’an, hadits, dan penjelasan para ulama. Sabar juga mencakup sikap menerima takdir Allah dengan penuh ridha dan tidak mengeluh terhadap ujian yang dihadapi.

Kesabaran memiliki berbagai macam hukum. Tidak semua bentuk kesabaran yang dianggap baik dan mulia. Ada beberapa bentuk kesabaran yang malah dinilai tidak baik dan kurang tepat. Kesabaran pun sebenarnya harus tahu tempatnya supaya tidak terjebak pada kesabaran yang diharamkan.

Sabar ada tiga tingkatan yaitu sabar atas musibah, sabar dalam menjalani ketaatan, dan sabar dari laku kemaksiatan.

Sabar adalah pilar kebahagiaan seorang hamba. Dengan kesabaran itulah seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....