Sejarah Pulau Nusmapi ( Pulau Lemon) di Manokwari
- 30 Jul 2024 03:50 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Pulau Nusmapi, yang lebih dikenal sebagai Pulau Lemon, adalah salah satu dari sekian banyak pulau kecil di Papua Barat. Terletak di Teluk Doreri, Kabupaten Manokwari, pulau ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya, yang telah dikenal sejak berabad-abad lamanya.
Dikutip dari Melanesia jr, nama Nusmapi atau Myos Mapi diyakini berasal dari masyarakat Numfor Doreri (Biak). Namun, tidak ada catatan pasti tentang kapan nama ini pertama kali digunakan. Salah satu catatan tertulis pertama mengenai nama ini berasal dari penjelajah Eropa pada abad ke-18. Penjelajah Skotlandia, Thomas Forrest, adalah orang Eropa pertama yang mencatat tentang Nusmapi pada tanggal 28 Januari 1775. Dalam catatannya, ia menyebut pulau ini dengan nama "Mafmapy (Meosmapi)".
Selama abad ke-19, pulau ini juga dicatat oleh para zendeling dan penjelajah lainnya. Zendeling J.L. Van Hasselt pada tahun 1800-an menulis nama pulau ini sebagai " Meos Mappi " atau " Baloe Lemon " dalam catatannya yang berjudul "Gedenkboek van een vijf-en-twintigjarig zendelingsleven op Nieuw-Guinea (1862-1887:2; E. Nijland, 1893)". Selain itu, penjelajah F. S. A. De Clerq dalam bukunya yang diterbitkan pada tahun 1893 mencatat bahwa pulau ini dihuni oleh penduduk Numforen dan menjadi tempat pemakaman bagi orang Papua dari daerah sekitar.
Pulau Nusmapi memainkan peran penting dalam sejarah lokal. Pulau ini bukan hanya sebagai tempat tinggal dan pemakaman, tetapi juga sebagai pusat pertemuan budaya antara penduduk asli dan penjelajah Eropa. Buku-buku tua Eropa sejak tahun 1700-1800-an sering menyebutkan nama pulau ini dengan berbagai sebutan seperti "Noesmapi", "Meos Mapi", dan "Mios Mapi" (Pieter Jan Batist Carel Robidé van der Aa, 1879; Wichmann, Arthur, 1909, 1917).
Pulau Nusmapi juga dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau. Vegetasi pulau ini sangat padat, memberikan pemandangan yang hijau dan subur. Saat air pasang, pulau ini menjadi tempat yang menarik untuk dieksplorasi karena keanekaragaman flora dan faunanya. Keindahan alam ini tidak hanya menarik perhatian penduduk lokal tetapi juga penjelajah dan peneliti dari luar negeri.
Pulau Nusmapi, atau Pulau Lemon, adalah bagian penting dari sejarah dan budaya Papua Barat. Dari catatan penjelajah Eropa pada abad ke-18 hingga pengakuan sebagai pusat budaya dan keindahan alam, pulau ini menyimpan banyak cerita dan keunikan yang patut untuk dilestarikan dan dikenal lebih luas. Melalui penelitian lebih lanjut dan penggalian sejarah lokal, Pulau Nusmapi dapat terus menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....