Waspada Modus Penipuan di Whatsapp melalui File Aplikasi
- 20 Mei 2024 16:00 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Penipuan di internet kian banyak terjadi, termasuk di antaranya banyak modus yang digunakan untuk melakukan penipuan di WhatsApp, kebanyakan modus memanfaatkan file APK. File dikirim acak ke banyak nomor dan diharapkan penerima atau calon korban menekan tombol download file berbahaya itu, berikut beberapa modus penipuan lain yang sering terjadi di WhatsApp:
1. Modus Kurir
Penipu mengaku dari jasa pengiriman barang dan mengirim file APK berjudul "Lihat Foto Paket", jika diunduh, file tersebut mencuri data keuangan korban. Jangan unduh file APK dari sumber yang tidak dikenal.
2. File Undangan Nikah dan Undangan VCS
File APK berjudul "Surat Undangan Pernikahan Digital" dikirim ke banyak pengguna, file tersebut adalah malware, hindari verifikasi undangan pernikahan secara langsung dengan pengirim sebelum mengunduh file. Ajakan untuk video call sex (VCS) diikuti dengan pemerasan menggunakan rekaman video tersebut, Jangan terlibat dalam aktivitas mencurigakan online dan laporkan pemerasan ke pihak berwenang.
3. Surat Tilang Palsu
File APK berjudul "Surat Tilang-1.0 apk" dikirim dengan klaim bahwa korban telah melanggar lalu lintas. Abaikan dan hapus pesan yang mencurigakan tentang pelanggaran hukum, terutama jika melalui WhatsApp.
4. Penipuan Atas Nama MyTelkomsel
Penipu mengirim file APK mengatasnamakan MyTelkomsel yang meminta akses ke data pribadi. Unduh aplikasi hanya dari sumber resmi seperti Google Play Store atau situs resmi perusahaan.
5. Pengumuman dari Bank
Pengumuman palsu dari bank meminta korban mengisi formulir dengan data sensitif. Verifikasi informasi dengan menghubungi bank secara langsung melalui nomor resmi.
6. Pakai QR (Quishing)
Cara Kerja: Kombinasi kode QR dan phishing, memindai kode QR membawa korban ke situs palsu untuk mencuri data pribadi. Hindari memindai QR code dari sumber yang tidak jelas dan aktifkan autentikasi dua faktor pada semua akun.
Penipuan di WhatsApp semakin marak dengan berbagai modus operandi, seperti pengiriman file APK berbahaya, phishing dan lain sebagainya. Penipu mengelabui korban untuk mencuri data atau uang, tetap waspada, jangan unduh file dari sumber tidak dikenal, dan selalu verifikasi informasi sebelum bertindak, kewaspadaan dan kehati-hatian adalah kunci untuk melindungi diri dari ancaman penipuan online.(Sumber: CNBC Indonesia).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....