Salib IYD Hadir di Amban, Menyalakan Semangat Iman Orang Muda Katolik
- 03 Sep 2026 17:49 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Suasana penuh sukacita menyelimuti Gereja Katolik St. Thomas Aquinas Amban, Manokwari, saat Salib Indonesian Youth Day atau IYD tiba dan disambut dalam perayaan misa bersama umat, Rabu 2 September 2026.
Salib yang menjadi simbol perjalanan iman orang muda Katolik itu tidak sekadar diarak dari satu tempat ke tempat lainnya. Kehadirannya menjadi pengingat bahwa perjalanan iman membutuhkan kebersamaan, pengorbanan, sekaligus keberanian orang muda untuk terus menjadi bagian dari kehidupan Gereja.
Di dalam gereja, umat bersama Orang Muda Katolik atau OMK menyambut kedatangan Salib IYD dengan penuh antusias. Doa, nyanyian, dan perayaan Ekaristi menjadi satu rangkaian yang menghadirkan suasana khidmat sekaligus penuh kegembiraan.
Bagi Pastor Paroki St. Thomas Aquinas Amban, RP Thomas Suparno CM, kehadiran Salib IYD menjadi momentum penting untuk mengajak orang muda semakin dekat dengan Kristus dan tidak takut mengambil bagian dalam kehidupan menggereja.
"Salib ini bukan hanya sebuah simbol yang kita sambut dan kita arak, tetapi menjadi tanda bahwa Kristus hadir di tengah perjalanan hidup orang muda. Kami berharap melalui momentum ini, anak-anak muda semakin berani, semakin aktif dan semakin memiliki kepedulian terhadap Gereja dan sesama," ujarnya.
Perjalanan Salib IYD juga membawa pesan tentang persatuan. Di tengah keberagaman latar belakang, suku, budaya, dan karakter orang muda, seluruhnya dipersatukan dalam iman yang sama.
Bagi OMK St. Thomas Aquinas Amban, penyambutan Salib IYD menjadi kesempatan untuk kembali menghidupkan semangat pelayanan. Orang muda tidak hanya dipandang sebagai generasi penerus, tetapi juga sebagai bagian penting dari Gereja saat ini.
"Kita ingin anak-anak muda melihat bahwa Gereja adalah rumah mereka. Karena itu, jangan hanya menjadi penonton. Mari bersama-sama mengambil bagian, melayani, dan membawa semangat Injil dalam kehidupan sehari-hari," lanjutnya.
Setelah misa penyambutan, perjalanan Salib IYD akan terus berlanjut. Dari satu komunitas menuju komunitas lainnya, dari satu lingkungan ke lingkungan yang lain, membawa pesan persaudaraan dan harapan.
Di Amban, Salib itu telah tiba. Namun perjalanan sesungguhnya bukan berhenti pada sebuah prosesi. Salib IYD diharapkan terus hidup dalam hati orang muda menjadi tanda keberanian untuk melayani, menjadi penguat ketika menghadapi tantangan, dan menjadi pengingat bahwa iman tidak hanya dirayakan di dalam gereja, tetapi juga diwujudkan melalui kehidupan bersama.
Dari Amban, semangat itu kemudian diteruskan. Salib bergerak, iman bertumbuh, dan orang muda dipanggil untuk menjadi terang bagi sesama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....