Literasi Keluarga Jadi Kunci Membangun Generasi Cerdas dan Kritis
- 16 Jul 2026 19:15 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Budaya literasi perlu dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter. Orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak mengenal literasi sejak usia dini melalui kebiasaan sederhana di rumah.
Hal tersebut disampaikan dalam program Obrolan Komunitas PRO 4 RRI Manokwari bertema “Menguatkan Asta Cita melalui Literasi Keluarga” yang menghadirkan narasumber Angela Torimtubun dari RELIMA Perpusnas RI Provinsi Papua Barat dan Nency Mayor, Divisi Kemitraan sekaligus Pengurus Taman Baca Apori Pasir Putih Manokwari.
Angela Torimtubun menjelaskan bahwa literasi memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar membaca dan menulis. “Literasi bukan sekadar membaca, tetapi menumbuhkan karakter anak yang cerdas, kritis, berani mengemukakan pendapat, dan berani bercerita. Kehadiran orang tua sangat penting untuk tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa literasi juga berperan penting bagi masyarakat dalam menghadapi derasnya arus informasi digital. “Untuk masyarakat umum, literasi sangat penting untuk menangkal hoaks, memvalidasi berita, mengurangi salah tafsir informasi, sekaligus membangun sikap kritis,” tambahnya.
Menurut Angela, kebiasaan membaca bersama, berdiskusi, hingga mendengarkan cerita di rumah menjadi langkah sederhana yang mampu membangun kemampuan berpikir anak sekaligus mempererat hubungan keluarga.
Gerakan literasi keluarga juga dinilai selaras dengan upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul sebagaimana visi pembangunan nasional. Keluarga menjadi ruang pertama bagi anak untuk belajar berpikir, berkomunikasi, dan mengambil keputusan secara bijak
Sumber: Obrolan Komunitas Pro4 RRI Manokwari
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....