Kenali Fenomena “Lipstick Effect” yang Lagi Ramai Dibahas

  • 23 Jun 2026 12:26 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Belakangan ini muncul fenomena menarik di tengah kondisi ekonomi yang banyak disebut sedang penuh tantangan. Di satu sisi masyarakat menghadapi kenaikan harga dan tekanan finansial, tetapi di sisi lain tiket konser, barang koleksi, dan produk gaya hidup tetap ramai diburu. Fenomena ini kemudian dikaitkan dengan istilah lipstick effect.

Dilansir dari berbagai sumber, Lipstick effect menggambarkan kondisi ketika masyarakat tetap membeli barang atau pengalaman yang memberikan rasa senang meskipun kondisi ekonomi sedang tidak mudah. Biasanya yang dipilih bukan barang mewah dengan harga sangat tinggi, melainkan sesuatu yang lebih terjangkau tetapi tetap memberikan kepuasan.

Contohnya bisa terlihat dari antusiasme masyarakat terhadap tiket konser musik yang cepat habis terjual. Walaupun pengeluaran besar seperti membeli barang mahal mungkin dikurangi, sebagian orang tetap menyisihkan uang untuk hiburan atau pengalaman yang dianggap berharga.

Fenomena serupa juga terlihat dari tren pembelian barang populer seperti koleksi atau produk yang sedang viral. Media sosial memiliki peran besar karena membuat sebuah produk atau acara terasa lebih menarik dan menciptakan rasa ingin ikut serta.

Dari sisi psikologi, membeli sesuatu yang menyenangkan bisa menjadi cara seseorang memberikan penghargaan kecil kepada dirinya sendiri saat menghadapi tekanan. Namun, tetap penting untuk mengatur keuangan agar keinginan menikmati hiburan tidak mengganggu kebutuhan utama.

Pada akhirnya, lipstick effect menunjukkan bahwa perilaku ekonomi manusia tidak hanya dipengaruhi oleh angka, tetapi juga emosi dan kebutuhan untuk merasa bahagia. Fenomena ini menjadi gambaran menarik bagaimana masyarakat beradaptasi dengan kondisi ekonomi sambil tetap mencari ruang untuk menikmati hidup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....