25 Tahun Misi SPM di Papua, Semangat Pelayanan Terus Menyal

  • 30 Mei 2026 04:13 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Suasana penuh syukur dan haru mewarnai perayaan 25 tahun karya misi Kongregasi Suster Santa Perawan Maria (SPM) di Tanah Papua yang dipusatkan di Gereja Paroki Santo Kristoforus Prafi. Perjalanan panjang pelayanan para suster dikenang sebagai wujud cinta kasih dan pengabdian bagi masyarakat Papua, khususnya di wilayah Prafi dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sr. Theodora membagikan kisah perjalanan pelayanan para suster SPM sejak pertama hadir di Papua. Dengan penuh ketulusan, ia menceritakan bagaimana para suster terus berkarya melalui pelayanan pendidikan, kesehatan, pastoral, hingga pendampingan sosial masyarakat yang masih dijalankan sampai saat ini.

“Pelayanan ini bukan hanya tentang hadir, tetapi tentang berjalan bersama umat, mendengar mereka, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua,” ungkap Sr. Theodora.

Ia juga berharap dukungan umat dan masyarakat terus mengalir agar pelayanan Gereja dapat semakin menjangkau banyak orang, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Pesan Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong turut disampaikan oleh Rm. Philip Sedik, OSA. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh umat untuk menjaga semangat persaudaraan dan terus mendukung karya pelayanan Gereja yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua.

Perayaan syukur tersebut semakin bermakna karena dirangkaikan dengan suasana menyongsong Hari Raya Kongregasi SPM pada 31 Mei mendatang, yakni Pesta Maria Mengunjungi Elisabet. Bagi para suster, peristiwa iman tersebut menjadi inspirasi utama dalam menjalankan pelayanan.

Sr. Divina mengatakan semangat pelayanan SPM di Papua mencerminkan teladan Bunda Maria yang bergegas membawa sukacita dan kasih bagi sesama tanpa membedakan latar belakang.

“Maria mengajarkan kita untuk hadir membawa harapan dan sukacita bagi orang lain. Itulah semangat yang terus kami hidupi dalam pelayanan di Papua,” ujar Sr. Divina.

Momentum 25 tahun misi ini sekaligus menjadi jembatan menuju perayaan besar 100 tahun kehadiran Kongregasi SPM di Indonesia yang akan diperingati pada 11 Oktober mendatang. Perjalanan panjang tersebut menjadi pengingat bahwa karya pelayanan yang sederhana, bila dilakukan dengan kasih dan ketulusan, mampu memberi dampak besar bagi banyak orang.

“Mari kita songsong 100 tahun kehadiran Kongregasi SPM di Indonesia dengan hati yang terus berkobar untuk melayani, mendampingi, dan memanusiakan sesama demi kemuliaan Allah yang lebih besar,” tutupnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....