Idul Adha Jadi Momentum Pembinaan Spiritual Warga Binaan Lapas Manokwari
- 30 Mei 2026 04:17 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan spiritual bagi warga binaan di Masjid Attarbiyah Lapas Kelas IIB Kampung Ambon, Manokwari, Rabu 27 Mei 2026.
Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Saleem Mandara, hadir sebagai imam sekaligus khotib dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha tersebut.
Dalam khutbahnya, Saleem Mandara mengajak jamaah untuk merenungkan makna Idul Adha melalui kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Menurutnya, peristiwa kurban menjadi sejarah besar yang mengajarkan tentang keimanan, keikhlasan, serta ketaatan kepada Allah SWT.
“Dari kisah ini kita belajar tentang keikhlasan, ketundukan kepada Allah, serta pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan persoalan kehidupan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Nabi Ibrahim AS yang telah lama mendambakan keturunan akhirnya dianugerahi Nabi Ismail AS. Namun, kasih sayang tersebut kemudian diuji melalui perintah Allah SWT untuk menyembelih putra tercintanya.
Menurut Saleem, nilai Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga sebagai momentum membangun ketulusan hati, memperbaiki diri, dan menanamkan semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Ketua Pengurus Masjid Attarbiyah, Irawan Jenna, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Manokwari yang terus memberikan pembinaan kepada warga binaan di Lapas Manokwari.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Manokwari yang terus hadir memberikan pembinaan bagi warga binaan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Lapas berharap sinergi pembinaan keagamaan tersebut dapat terus berlanjut untuk membangun kesadaran warga binaan agar tidak mengulangi kesalahan yang pernah terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....