Rankop: Semangat Mahasiswa Perantau Menyeduh Peluang di Manokwari
- 15 Mei 2026 23:50 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Rankop atau Rantau Kopi lahir dari semangat Raphael dan Yoseph, dua pemuda perantau yang sedang menempuh studi di Manokwari. Saat meakukan dialog Muda Kreatif di Pro 2 Manokwari, mereka mengutarakan bahwa Ide bisnis ini bermula dari kebiasaan santai mereka berdiskusi sambil menikmati kopi di depan kedai milik salah satu narasumber. Keinginan untuk mandiri dan produktif akhirnya mendorong mereka membuka usaha kopi bersama yang kini semakin berkembang.
Kualitas rasa menjadi prioritas utama Rankop dengan menggunakan biji kopi pilihan dari Toraja dan Pegunungan Arfak, Anggi. Perpaduan kopi nusantara dan lokal ini menciptakan cita rasa autentik yang mampu bersaing di pasar gaya hidup Manokwari. Penggunaan bahan baku lokal Papua ini sekaligus menjadi bukti kreativitas anak muda dalam mengolah potensi daerahnya.
| Baca juga: Kitong Pu Ramadan, Sajikan Kisah Anak Rantau |
Menu yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari Kopi Gula Aren, Kopi Cokelat, Kopi Klasik, hingga varian Americano Ice. Di antara semua pilihan tersebut, Kopi Gula Aren menjadi menu favorit yang paling sering dipesan oleh para pelanggan. Seluruh menu dibanderol dengan harga terjangkau sebesar Rp15.000 saja agar tetap ramah di kantong mahasiswa.
Kedai ini beroperasi secara rutin setiap hari Senin hingga Sabtu mulai dari waktu sore hingga malam hari. Pelanggan masih dapat melakukan pesanan terakhir (last order) hingga pukul 11 malam sebelum kedai ditutup. Sementara itu, hari Minggu dipilih sebagai hari libur untuk beristirahat dan mempersiapkan kebutuhan stok untuk minggu berikutnya.
Untuk pemasaran, Rankop aktif menggunakan media sosial melalui akun Instagram @rankop guna menjangkau pelanggan yang lebih luas. Meskipun koordinasi pesan antar masih menggunakan kontak pribadi, mereka terus berupaya mengelola bisnis secara lebih profesional. Pemanfaatan platform digital ini menjadi strategi kunci mereka untuk tetap relevan dengan tren anak muda saat ini.
Raphael dan Yoseph berharap kedepannya dapat memiliki tempat usaha yang lebih permanen seperti kontainer untuk kenyamanan pelanggan. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada IWAPI Manokwari yang telah memberikan dukungan besar terhadap pertumbuhan usaha kreatif ini. Semangat anak rantau ini diharapkan mampu menginspirasi pemuda lain di Papua Barat untuk berani memulai wirausaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....