Kunci Guru Mewujudkan Pembelajaran Bermutu di Era Digital

  • 04 Mei 2026 13:32 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Guru sebagai agen perubahan adalah pendidik profesional yang menggerakkan inovasi, membentuk karakter, dan mentransfer nilai-nilai positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta sosial. Mereka berperan sebagai inovator pembelajaran, fasilitator, serta teladan yang mengadaptasi teknologi dan kurikulum baru (seperti Kurikulum Merdeka) demi masa depan generasi yang lebih baik. Hal ini dikatakan Dahlia Muhammad, S.S., Gr pada dialog dalam rangka hari pendidikan di Produa Manokwari.

Dahlia Muhammad adalah Duta Teknologi Provinsi Papua Barat tahun 2021. Terpilih sebagai Duta Teknologi dari Papua Barat pada tahun 2021 melalui ajang PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK). Beliau merupakan seorang guru bahasa Inggris yang bertugas di SMP Negeri 1 Manokwari. Dikatakan oleh Dahlia, Guru bertindak sebagai pembimbing yang menginspirasi dan memberikan teladan perilaku positif bagi siswa dan masyarakat

Ditambahkan oleh Dahlia Muhammad, yang juga menjabat sebagai Duta Canva untuk tahun 2026. Guru tidak hanya mengajar, tetapi menginisiasi metode pengajaran baru, menggunakan teknologi digital, dan menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kreatif.

Guru harus lebih sering melakukan penilaian formatif (saat proses belajar berlangsung) untuk memberikan umpan balik cepat, sehingga siswa bisa segera memperbaiki pemahamannya, siswa memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Guru yang kompeten dapat menggunakan berbagai instrumen (tes tertulis, kuis digital, lisan, atau proyek) yang sesuai dengan kesiapan belajar masing-masing anak.

Dengan melihat apa yang mereka sukai di media sosial, guru bisa menyesuaikan materi ajar agar lebih relevan (misalnya menggunakan tren yang sedang viral sebagai contoh kasus, media sosial adalah tempat utama terjadinya cyberbullying. Seringkali anak yang pendiam di kelas justru sangat kreatif, kritis, atau komunikatif di media sosial.

Mereka mungkin jago desain grafis, menulis blog, atau mengedit video yang tidak sempat mereka tunjukkan saat jam pelajaran. Guru yang peka bisa mendeteksi perubahan emosi atau masalah sosial yang dialami anak sebelum hal tersebut berdampak pada nilai akademiknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....