Lapas Perempuan Manokwari Gelar Razia, Perkuat Komitmen Bebas Narkoba

  • 07 Apr 2026 06:35 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Manokwari melaksanakan razia dan tes urine bersama aparat penegak hukum dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Selasa, 7 April 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai bentuk sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan sebagai simbol kesiapan dan koordinasi lintas instansi. Selanjutnya, dilakukan tes urine terhadap warga binaan dan petugas sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, petugas gabungan juga melaksanakan razia di blok hunian warga binaan guna memastikan tidak adanya barang terlarang, khususnya narkoba, di dalam Lapas.

Seluruh proses berlangsung secara humanis dan profesional sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan narkoba maupun indikasi penyalahgunaan zat terlarang.

Namun demikian, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, di antaranya silet, penjepit rambut, peniti, jarum pentul, tusuk gigi, botol kaca mini, gunting kuku, serta bunga besi. Barang-barang tersebut telah diamankan untuk didata dan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan, termasuk melalui proses pemusnahan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.

“Kegiatan ini menjadi bentuk keseriusan kami dalam memastikan seluruh warga binaan dan petugas berada di lingkungan yang aman, tertib, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP Papua Barat, Stanly Taghupia, menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam upaya pencegahan.

“Sinergi antara Lapas dan aparat penegak hukum sangat penting. Ini adalah langkah nyata dalam deteksi dini serta penguatan komitmen bersama menuju lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba,” katanya.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif sebagai bagian dari upaya mewujudkan komitmen, Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....