Ribuan Umat Paroki Imanuel Sanggeng Mengikuti Misa Kamis Putih
- 02 Apr 2026 19:56 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Ribuan umat Katolik Paroki Imanuel Sanggeng, mengikuti Misa Kamis Putih dengan penuh khidmat, mengenang perjamuan terakhir Yesus bersama para murid-Nya yang menjadi dasar perayaan Ekaristi, pada Kamis, 2 April 2026.
Dalam homilinya, Pastor Paroki Imanuel Sanggeng, Philipus Sedik OSA, mengajak umat untuk merenungkan makna terdalam dari tindakan Yesus yang menyerahkan diri-Nya melalui roti dan anggur.
Ia menjelaskan, dalam perjamuan terakhir, Yesus mengambil roti, mengucap syukur, lalu memecah-mecahkannya seraya berkata bahwa itu adalah tubuh-Nya yang diserahkan bagi umat manusia. Demikian pula dengan cawan yang dimaknai sebagai perjanjian baru dalam darah-Nya. Pastor Philipus menekankan bahwa roti dan anggur yang digunakan Yesus bukan tanpa makna, melainkan simbol kesederhanaan dan kerendahan hati.
“Yesus menyerahkan diri-Nya kepada murid-murid dalam rupa yang sangat sederhana, yakni roti dan anggur sebagai tubuh dan darah-Nya. Ini menunjukkan bahwa kasih Allah hadir dalam kesederhanaan yang bisa diterima semua orang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tindakan Yesus tersebut merupakan bentuk pengosongan diri agar manusia dapat merasakan kehadiran-Nya tanpa sekat.
“Roti dan anggur menjadi lambang kesederhanaan dan kemiskinan Yesus. Dari situlah kita belajar bahwa dalam kesederhanaan, ada daya hidup dan keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya,” tambahnya.
Ia pun mengajak umat untuk tidak hanya mengenang peristiwa tersebut dalam liturgi, tetapi juga menghidupinya dalam keseharian melalui sikap saling berbagi, melayani, dan mengasihi sesama.
Perayaan Kamis Putih menjadi awal dari rangkaian Tri Hari Suci yang mengingatkan umat akan kasih dan pengorbanan Yesus Kristus bagi keselamatan manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....