Lapas Perempuan Manokwari Gelar Rekoleksi, Perkuat Iman dan Pembinaan WB
- 31 Mar 2026 15:47 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Manokwari memfasilitasi kegiatan rekoleksi bagi Warga Binaan beragama Kristen, bekerja sama dengan Klasis GKI Manokwari Lingkungan VI Pantai Utara, Rabu, 25 Maret 2026.
Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pendeta Sophia Reimas, S.Th, dengan pembacaan firman Tuhan dari Injil Markus 14:32–42. Dalam khotbahnya, ia mengangkat keteladanan Yesus dalam menghadapi pergumulan hidup dengan ketaatan serta penyerahan diri kepada kehendak Tuhan.
Selanjutnya, kegiatan rekoleksi diisi dengan materi pembinaan oleh Pdt. Dr. Etha Ayatanoi, M.Si Teol yang mengangkat tema pengenalan diri. Ia menekankan pentingnya setiap individu menyadari nilai dirinya, membuka ruang pemulihan, serta membangun komitmen untuk berubah ke arah yang lebih baik.
Kepala Lapas Perempuan Manokwari, Lince Bela, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang terus dioptimalkan di dalam lapas.
“Rekoleksi ini kami hadirkan sebagai wadah refleksi bagi Warga Binaan untuk lebih mengenal diri, memperkuat iman, dan menumbuhkan komitmen untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan spiritual menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan, khususnya dalam membentuk karakter dan mendukung pemulihan Warga Binaan selama menjalani masa pidana.
Sementara itu, Pdt. Etha Ayatanoi menegaskan bahwa setiap individu memiliki peluang untuk mengalami perubahan selama ada kemauan untuk berproses.
“Setiap orang berharga di mata Tuhan. Tidak ada kata terlambat untuk dipulihkan, selama ada kesadaran dan komitmen untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial I mengaku kegiatan tersebut memberikan penguatan secara rohani.
“Saya merasa dikuatkan dan diingatkan bahwa saya masih berharga dan memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Kegiatan ini sangat berarti bagi saya,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, serta menjadi sarana pembinaan spiritual yang memberikan motivasi dan penguatan moral bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan di Lapas Perempuan Manokwari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....