Arti Sahabat Sejati dalam Perspektif Kristen

  • 31 Mar 2026 14:43 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Persahabatan dunia dan persahabatan Kristen memiliki perbedaan mendasar pada landasan, tujuan, dan dampaknya terhadap kerohanian. Persahabatan dunia sering kali didasarkan pada kepentingan bersama, kesenangan, atau keuntungan pribadi. Sebaliknya, persahabatan Kristen berpusat pada kasih agape dan pertumbuhan rohani.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PAM GKI Bahtera Kodim 1801 Manokwari , Juvisco Leohandro Kasim pada Program SPADA Moderasi Beragama Produa Manokwari dengan topik sengsara Tuhan Yesus memberi arti persahabatan sejati. Selasa, 31 Maret 2026.

“ Memilih lingkaran pertemanan yang tepat itu krusial buat anak muda Kristen. Alkitab sendiri mengingatkan kalau pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” Ujarnya.

Ditambahkan oleh Juvisco, Tuhan Yesus mengajarkan pengikut-Nya untuk mencari Dia, Allah, dan Kerajaan-Nya sebagai prioritas utama dalam hidup. Ajaran ini menekankan pentingnya membangun hubungan pribadi dengan-Nya dan mengandalkan Allah daripada kekhawatiran duniawi. Demikian juga dengan sahabat harus bisa yang bisa memberikan teladan yang baik.

Persahabatan sejati yang meneladani Yesus didasarkan pada kasih yang rela berkorban, kesetiaan, dan komitmen untuk saling membangun, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Kristiani. Yesus memposisikan diri-Nya sebagai sahabat sempurna yang tidak hanya ada di waktu senang, tetapi juga setia mendampingi dalam kesulitan ujar Juvisco.

Sengsara Yesus bukan hanya peristiwa penebusan dosa, tetapi juga bukti tertinggi dari keintiman dalam persahabatan antara Yesus dan umat manusia.

Pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di kayu salib bukanlah peristiwa yang mudah, melainkan puncak penderitaan fisik dan batin yang rela ditanggung-Nya. Namun, pengorbanan tersebut memiliki makna yang sangat mendalam dan berdampak kekal bagi umat manusia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....