Bp Dukung PLN Atasi Krisis Listrik Bintuni
- 04 Mar 2026 20:48 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni- Perusahaan Gas Terbesar di Papua BP bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah memperoleh persetujuan pemerintah agar PLN dapat memanfaatkan sementara genset cadangan milik negara yang saat ini berada di bawah pengelolaan bp untuk operasional Tangguh LNG. Langkah ini dilakukan guna mendukung penyediaan listrik darurat di Kampung Tanah Merah Baru (TMB) dan Kampung Saengga, Kabupaten Teluk Bintuni.
Pemadaman listrik yang terjadi sejak 5 Januari 2026 akibat kerusakan trafo milik PLN telah berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Layanan fasilitas umum, kegiatan ekonomi, serta operasional pompa air bersih yang sangat dibutuhkan warga, terutama selama bulan Ramadan.
Pemanfaatan genset cadangan tersebut diharapkan menjadi solusi jangka pendek. Sambil menunggu perbaikan permanen trafo oleh PLN dan pemulihan pasokan listrik secara menyeluruh sesuai kewenangannya.
“Kami memahami sepenuhnya dampak yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman ini. Sejak awal, fokus kami adalah memastikan keselamatan, membantu menjaga kebutuhan dasar warga—terutama akses air bersih—serta mendukung PLN dalam menghadirkan solusi darurat yang dapat segera dijalankan,” ujar Becky Unidjaja, VP Communications & External Affairs bp Indonesia.
Sejak gangguan terjadi, bp selaku operator Tangguh LNG secara aktif melakukan koordinasi intensif dengan PLN di berbagai tingkatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni, serta para pemangku kepentingan lainnya. Perusahaan juga menjaga komunikasi berkelanjutan dengan masyarakat kampung agar perkembangan penanganan dapat dipahami secara jelas dan transparan.
Selain dukungan teknis berupa penyediaan genset cadangan beserta peralatan pendukungnya. bp juga menyalurkan bantuan bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan operasional pompa air bersih tetap berjalan selama masa pemadaman.
bp menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk dukungan kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi Tangguh LNG. Adapun tanggung jawab penyediaan dan pemulihan layanan kelistrikan kepada masyarakat tetap berada sepenuhnya pada PLN sesuai ketentuan yang berlaku.
Perusahaan menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan melanjutkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan hingga kondisi kelistrikan di Kampung Tanah Merah Baru dan Kampung Saengga kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....