Rabu Abu Tandai Awal Masa Pertobatan menuju Paskah
- 27 Feb 2026 21:14 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Rabu Abu menjadi hari pertama dalam masa Prapaskah bagi umat Kristiani, khususnya dalam tradisi Gereja Katolik dan beberapa denominasi Protestan. Hari ini jatuh 46 hari sebelum Paskah dan menandai dimulainya masa pertobatan, doa, dan puasa selama 40 hari, tidak termasuk hari Minggu.
Momentum Rabu Abu mengajak umat untuk mempersiapkan hati menyambut Paskah melalui refleksi dan pembaruan iman. Masa Prapaskah dipandang sebagai waktu untuk memperbaiki diri, mempererat hubungan dengan Tuhan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui doa dan amal.
Simbol utama Rabu Abu adalah tanda salib dari abu yang dioleskan di dahi umat. Dalam Alkitab, abu sering dikaitkan dengan dukacita dan pertobatan, seperti tertulis dalam Ayub 42:6 dan Yunus 3:6. Tanda ini mengingatkan manusia akan kerendahan hati serta pentingnya kembali kepada Tuhan.
Saat menerima abu, umat biasanya mendengar ajakan pertobatan seperti “Bertobatlah dan percayalah kepada Injil” dalam Injil Markus 1:15 atau pengingat bahwa manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu dalam Kitab Kejadian 3:19. Pesan ini menegaskan makna kehidupan yang sementara dan perlunya hidup dalam iman.
Pada Rabu Abu, umat Katolik juga menjalankan puasa dan pantang sebagai bentuk pengorbanan dan latihan pengendalian diri. Tradisi ini telah berlangsung sejak abad ke-8 dan terus dipelihara sebagai momen refleksi, pertobatan, serta persiapan rohani dalam menyambut Paskah. (Sumber: www.Kris.or.id).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....