Sinergi Pusat dan Daerah Sukseskan PESPARAWI XIV
- 27 Feb 2026 17:22 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung,dalam Sambutannya yang di bacakan oleh Luksen Jems Mayor, S.Sos,. M.A.P., Direktur Urusan Agama Kristen, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, menegaskan pentingnya konsolidasi dan profesionalitas dalam persiapan PESPARAWI Nasional XIV.
Penegasan itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Ditjen Bimas Kristen bersama pimpinan LPPN dan LPPD se-Indonesia di Hotel Aston Niu Manokwari, Papua Barat. Kamis, 26 Februari 2026.
Rapat koordinasi tersebut diikuti Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, pimpinan LPPN, pimpinan LPPD se-Indonesia, serta Panitia Pelaksana PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026. Pertemuan ini menjadi tahap pemantapan dan konsolidasi akhir menjelang pelaksanaan ajang nasional tersebut pada Juni 2026.
Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Kristen menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan secara matang. Menurutnya, pertemuan tatap muka ini memiliki arti strategis setelah sebelumnya koordinasi dilakukan secara daring.
Ia menekankan, Manokwari yang dikenal sebagai Kota Injil memiliki nilai historis dan spiritual bagi umat Kristen di Tanah Papua. Penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XIV di daerah tersebut dinilai bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum iman dan kebersamaan umat Kristen Indonesia.
Dirjen menjelaskan, PESPARAWI Nasional bukan hanya ajang kompetisi paduan suara, tetapi juga sarana pembinaan, penguatan persaudaraan, serta wujud kontribusi umat Kristen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat diminta mempersiapkan kegiatan secara optimal.
Selama rapat koordinasi, sejumlah hal strategis dibahas, antara lain kesiapan teknis dan substantif panitia pelaksana, peran LPPN sebagai panitia pengarah, kesiapan LPPD di setiap provinsi, serta skema koordinasi pusat dan daerah. Selain itu, strategi kolaboratif dalam menghadapi keterbatasan anggaran juga menjadi perhatian bersama.
Dirjen berharap setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat bersifat operasional, terukur, dan memiliki tindak lanjut yang jelas. Ia mengajak seluruh pihak bekerja dengan integritas dan semangat pelayanan agar PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026 terselenggara secara tertib, bermartabat, serta membawa dampak positif bagi umat dan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....