Berpikir sebelum Resign dari Pekerjaan yang Lama
- 25 Feb 2026 21:17 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Memutuskan resign sebelum mendapatkan pekerjaan baru memang terdengar berisiko dan sering dianggap terlalu berani. Namun dalam kondisi tertentu, keputusan ini bisa menjadi langkah realistis ketika bertahan justru membuat keadaan semakin tidak sehat.
Ada kalanya seseorang merasa kehilangan arah setelah terlalu lama berada dalam rutinitas yang sama. Ketika pekerjaan tak lagi memberi ruang berkembang, resign bisa menjadi jeda untuk menata ulang tujuan hidup dan karier.
| Baca juga: Tips Produktivitas Kerja agar Tetap Fokus |
Mencari pekerjaan baru sambil tetap bekerja sering kali menyita energi karena harus membagi fokus antara tanggung jawab kantor dan proses rekrutmen. Dengan resign, waktu menjadi lebih fleksibel untuk menghadiri interview, memperbaiki CV, serta meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan.
Motivasi yang terus menurun juga dapat berdampak pada performa kerja sehari-hari. Daripada bertahan dengan kinerja yang tidak maksimal, sebagian orang memilih mundur secara profesional agar tidak merugikan diri sendiri maupun perusahaan.
Tekanan pekerjaan yang berlebihan dan lingkungan yang tidak sehat bisa memengaruhi kondisi mental secara signifikan. Dalam situasi seperti ini, resign menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri yang tidak bisa ditawar.
Selain itu, keputusan resign sering kali memaksa seseorang menjadi lebih tangguh dan proaktif dalam mencari peluang. Tanpa zona nyaman, dorongan untuk bergerak dan beradaptasi biasanya menjadi lebih kuat.
Meski demikian, resign sebelum memiliki pekerjaan pengganti tetap membutuhkan perhitungan matang, terutama terkait kondisi finansial dan rencana ke depan. Jika dipersiapkan dengan baik, langkah ini bisa menjadi awal perubahan positif dalam perjalanan karier. (Sumber: Hipwee)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....