Gubernur Mandacan: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Posisi
- 16 Feb 2026 09:22 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melantik 295 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Pelantikan tersebut berlangsung di Manokwari, Jumat (13/2/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan profesionalisme bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural dalam birokrasi, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum demi menyukseskan pembangunan daerah.
“Jabatan ini bukan sekadar kedudukan dalam struktur pemerintahan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun hukum. Karena itu, saya minta seluruh pejabat yang dilantik menjaga integritas dan bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Gubernur menjelaskan, proses promosi dan mutasi ASN telah melalui mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Hal ini dilakukan untuk memastikan legalitas dan akuntabilitas dalam setiap pengangkatan jabatan. Dari total 295 pejabat yang dilantik, sebanyak 105 orang merupakan pejabat administrator dan 190 lainnya pejabat pengawas.
Gubernur meminta seluruh pejabat memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di unit kerja masing-masing agar mampu memberikan kinerja optimal. Ia juga menegaskan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas. Menurutnya, setiap jabatan selalu diiringi tantangan dan godaan, sehingga komitmen terhadap nilai-nilai kejujuran dan profesionalisme menjadi hal yang mutlak.
“Saya tidak ingin ada pejabat yang menyalahgunakan kewenangan. Integritas adalah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, para pejabat yang dilantik diharapkan dapat mendukung percepatan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Barat 2025–2030. Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya menyukseskan tiga program prioritas, yakni Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif.
Program Papua Barat Sehat difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, termasuk jaminan kesehatan bagi Orang Asli Papua (OAP), guna memastikan akses layanan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....