Tabung Pink "WhipPink" Tren Disalahgunakan Remaja
- 11 Feb 2026 21:10 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Belakangan ini, istilah “tabung pink” atau sering disebut Whip Pink ramai diperbincangkan di media sosial. Secara fungsi asli, tabung ini merupakan wadah gas nitrous oxide (N₂O) yang biasa digunakan untuk membuat whipped cream dalam dunia kuliner. Gas tersebut membantu menghasilkan tekstur krim yang lembut dan mengembang.
Dilansir dari The Guardian, di luar fungsi kulinernya, tabung pink mulai disalahgunakan oleh sebagian orang untuk tujuan yang berbahaya. Nitrous oxide memang dikenal dalam dunia medis sebagai gas anestesi ringan, tetapi jika dihirup tanpa pengawasan dan bukan untuk keperluan medis, dapat menimbulkan efek pusing, euforia singkat, hingga kehilangan kesadaran.
Penyalahgunaan inilah yang menjadi perhatian berbagai pihak. Menghirup nitrous oxide secara berlebihan dapat menyebabkan kekurangan oksigen dalam tubuh, gangguan saraf, bahkan risiko kerusakan otak jika dilakukan terus-menerus. Dalam beberapa kasus di berbagai negara, penyalahgunaan gas ini juga dikaitkan dengan kecelakaan dan gangguan kesehatan serius.
Fenomena tabung pink sering kali muncul karena kurangnya edukasi mengenai bahaya zat tertentu yang terlihat “sepele”. Karena bentuknya kecil dan sering dikaitkan dengan produk makanan, banyak orang tidak menyadari bahwa gas di dalamnya tetap memiliki risiko jika digunakan tidak sesuai peruntukan.
Pemerintah dan tenaga kesehatan mengimbau masyarakat, khususnya remaja, untuk tidak terpengaruh tren yang membahayakan kesehatan. Orang tua dan sekolah juga diharapkan aktif memberikan edukasi tentang risiko penyalahgunaan zat, termasuk produk yang awalnya memiliki fungsi legal dan aman jika digunakan dengan benar.
Pada akhirnya, penting untuk memahami bahwa tabung pink atau whipped cream charger bukanlah barang terlarang dalam konteks kuliner. Namun, penyalahgunaannya dapat berujung pada masalah kesehatan serius. Edukasi dan kesadaran bersama menjadi kunci agar tren berbahaya seperti ini tidak semakin meluas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....