Mengenal Konsep Permakultur Manifestasi Berkebun
- 20 Jan 2026 14:45 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Permakultur merupakan kata serapan yang disadur dari bahasa Inggris, yaitu Permaculture, sebagai singkatan dari permanent agriculture. Artinya, pertanian dengan tatanan kehidupan yang lestari, terus menerus, dan permanen. Maka dari itu, permakultur memegang erat prinsip keseimbangan dan berkelanjutan.
Dikutip dari Caritra, permakultur sebagai sebuah manifestasi kegiatan berkebun dalam komunitas, berdasarkan pada pemanfaatan lahan umum, akan memberikan efek dalam tingkat kohesi dalam masyarakat, seperti membangun semangat gotong royong dan kepemilikan bersama. Namun, jumlah lahan yang dimiliki bukan lagi menjadi masalah dan batasan bagi orang yang ingin mencoba permakultur secara mandiri, karena masih banyak cara yang dapat digunakan untuk memperluas bidang tanam, seperti melalui teknik taman vertikal maupun akuaponik.
Media penanaman alternatif masih bisa dilakukan dengan memanfaatkan dinding, pagar, dan atap bangunan, sehingga tidak selalu membutuhkan hamparan yang luas dalam mewujudkan permakultur.
Permakultur bukan sekedar cara tanam, tapi cara pandang desain yang menyatukan fungsi dan keberlanjutan. Kebun permakultur dibangun dengan prinsip kepedulian terhadap bumi, manusia, dan keadilan dalam berbagi. Seluruh aktivitas di dalamnya menerapkan pola hidup ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Permakultur adalah sistem desain ekologis yang menciptakan pertanian dan pemukiman manusia yang berkelanjutan, efisien sumber daya, serta selaras dengan alam, dengan meniru pola dan hubungan ekosistem alami untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa merusak lingkungan.
Konsepnya berbasis pada etika 'Peduli Bumi', 'Peduli Manusia', dan 'Pembagian Adil', serta prinsip-prinsip desain yang bertujuan membangun sistem yang regeneratif, minim limbah, dan beragam secara hayati (biodiversitas).
Kebun ini ditanami beragam jenis tanaman dengan sistem zonasi serta penerapan mini food forest, sehingga setiap elemen saling terintegrasi. Pendekatan ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan keanekaragaman hayati, dan menciptakan kebun yang produktif sekaligus selaras dengan alam.
Penerapan pertanian permakultur berkelanjutan memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan sekitar. Pendekatan ini berfokus pada kerja sama dengan alam, bukan menguasainya, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan asri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....