Petani Banjar Ausoy Sukses Panen Perdana Bawang Merah

  • 28 Nov 2025 11:46 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Bintuni: Untuk pertama kalinya, petani di Kampung Banjar Ausoy, Teluk Bintuni mulai membudidayakan bawang merah. Inisiatif ini muncul dari kerja sama antara pemerintah Kampung Banjar Ausoy dan para petani setempat, sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang penghasilan baru bagi warga.

Kepala Kampung Banjar Ausoy, Sudirman, menjelaskan bahwa program budidaya bawang merah dijalankan dengan sistem bagi untung. Pemerintah kampung menyediakan modal dari Dana Desa (DD) 2025, sementara pelaksanaannya dilakukan bersama tim petani dan PPK. “Kita pakai sistem bagi untung. Kampung menyerahkan anggaran ketahanan pangan, lalu ada kerja sama tim petani dengan PPK,” ujarnya.

Petani Bawang Merah Kampung Banjar Ausoy SP 4, Distrik Manimeri Ketika Memamerkan Bentuk Umbi Bawang Hasil Tanamannya (Foto : RRI/Dina)

Salah satu petani, Junaedi, menjadi pelopor penanaman bawang merah di kampung tersebut. Dengan 200 kilogram bibit yang ditanam di lahan seluas 2.000 meter persegi, ia melihat hasil yang sangat menjanjikan. Tanamannya tumbuh subur dan kini memasuki masa panen.

Dalam kurun sekitar 60 hari, Junaedi memperkirakan bisa memanen lebih dari satu ton bawang merah. Namun, keberhasilan ini tidak datang tanpa tantangan.

Modal yang dibutuhkan cukup besar, sekitar Rp25 juta, mulai dari pengolahan lahan hingga perawatan intensif. Bibit yang mahal serta kebutuhan lebih dari 12 jenis obat-obatan—yang harus disemprotkan dua hari sekali—menjadi bagian dari biaya produksi yang tidak kecil.

Selain itu, hama juga menjadi tantangan yang memaksa Junaedi melakukan perawatan ekstra agar produktivitas tetap terjaga. Meski begitu, Junaedi tetap optimis

Ia berencana melanjutkan penanaman pada musim berikutnya dan berharap hasil panennya dapat terus meningkat. “Semoga ke depannya saya bisa tingkatkan lagi, sehingga saya bisa panen lebih banyak untuk meningkatkan taraf hidup keluarga,” Katanya.

Langkah awal ini menjadi harapan baru bagi petani Bintuni bahwa bawang merah bisa menjadi komoditas yang menjanjikan untuk masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....