Filosofi Alat Musik Tifa
- 17 Nov 2025 14:12 WIB
- Manokwari
KBRN,Manokwari: Tifa adalah alat musik pukul berbentuk tabung. Terbuat dari kayu tebal dan bulat. Kayu khas Papua ini terkenal kuat dan memiliki kualitas nomor satu.
Agar tifa semakin menarik, pembuatnya biasa memberikan ornamen-ornamen ukiran di sepanjang badan alat musik tersebut. Ukiran ini umumnya bercerita tentang hal-hal seputar kehidupan dan ungkapan syukur sang pembuat tifa.
Ukir-ukiran motif pada tifa beraneka ragam. Motif ukiran ini menandakan kepemilikan tifa berdasarkan marga. Jadi, hanya seseorang dengan marga yang sama saja yang boleh memainkan tifa dengan motif tertentu. Tifa ini diwariskan turun-temurun dari ayah ke anak sampai beberapa generasi. Bahkan ada tifa yang berumur sampai ratusan tahun.
Tifa merupakan simbol persatuan, kearifan lokal, dan kerukunan. Tifa biasa dimainkan dalam upacara-upacara besar dan peringatan tertentu. Aloysius Y. Nafurbenan dan Subardi dalam Mengenal Peralatan Musik Papua menyebut tifa memiliki beberapa jenis seperti tifa jekir, tifa potong, tifa dasar, dan tifa bas.
Filosofi tifa mencerminkan identitas, persatuan, dan kearifan lokal masyarakat Indonesia, terutama di Papua dan Maluku. Tifa digunakan sebagai pemanggil warga untuk berkumpul, penyebar pesan damai, serta simbol kebersamaan yang kuat dalam upacara adat dan tarian, seperti Tari Tifa dan Gaba-gaba. Ukiran pada tifa juga memiliki makna tersendiri, bahkan dapat menunjukkan status sosial penggunanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....