Provinsi Papua Barat Menuju Eliminasi Malaria 2030
- 21 Agt 2024 09:06 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari: Indonesia menargetkan dapat mencapai eliminasi malaria pada tahun 2030. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan provinsi Papua Barat dr Nurmawati di Manokwari pada dialog interaktif RRI Manokwari. Rabu ( 21/08/2024).
Provinsi Papua Barat, bersama dengan wilayah lain di Indonesia, juga berkomitmen untuk mencapai eliminasi malaria pada tahun 2030. Eliminasi malaria berarti tidak ada lagi penularan lokal malaria di suatu wilayah atau bebas malaria. Namun ada beberapa kasus yang juga ada berasal dari luar daerah. Ini adalah tantangan besar karena Papua Barat memiliki tingkat endemisitas malaria yang tinggi, terutama di daerah terpencil dan pedesaan.
Dikatakan oleh dr. Nurmawati Kabupaten Sorong Selatan menjadi kabupaten pertama di Pulau Papua yang mendapat penghargaan dari kementerian Kesehatan sebagai daerah bebas penyakit malaria pada 2022 dan kemudian dikuti Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat. Dan tentunya berdasarkan validitas data kasus malaria.
dr. Nurmawati juga mengungkapkan sejumlah kendala untuk mencapai Indonesia Bebas Malaria 2030, di antaranya masyarakat yang menganggap bahwa malaria adalah penyakit yang biasa, sehingga kurang perhatian untuk melakukan pencegahan dengan datang berobat ke puskesmas atau rumah sakit ketika mengalami gejala penyakit malaria.
Untuk pencegahan penyakit malaria ini juga dengan Menggunakan kelambu berinsektisida dan penyemprotan rumah dengan insektisida untuk mengurangi populasi nyamuk Anopheles, yang merupakan vektor utama malaria.
Oleh karena itu konsep bagaimana mencegah pada masyarakat supaya tidak terjadi penyakit ini yaitu melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian malaria, termasuk edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Selain edukasi dan sosialisasi yang dilakukan ada inovasi launching program Eliminasi malaria di Papua Barat di mulai dari kampung ke kampung, kata Nurmawati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....