Jembatan Garuda Merah Putih Buka Akses Ekonomi Warga Unduwei Usou

  • 16 Jul 2026 06:14 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Kampung Unduwei Usou, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang dibangun melalui program pemerintah pusat bersama TNI ini membuka akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, hingga pasar sehingga mampu mendorong aktivitas perekonomian warga.

Komandan Kodim (Dandim) 1801/Manokwari, Kolonel Inf. David Sutrisno Sirait, S.E., mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Selain mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), TNI juga mendapat tugas membangun infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia terus menghadirkan program-program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Manokwari, TNI mendapat kepercayaan membangun 10 titik Jembatan Garuda Merah Putih agar akses masyarakat menuju pendidikan, layanan kesehatan, dan pasar menjadi lebih mudah serta mampu meningkatkan perekonomian warga," ujar Kolonel David.

Ia menjelaskan, sebelum pembangunan dilaksanakan, dilakukan kajian untuk memastikan jembatan yang dibangun benar-benar dibutuhkan masyarakat dan memberikan manfaat bagi sebanyak mungkin warga.

Sementara itu, Sekretaris Kampung Unduwei Usou, Lahadi, mengatakan pembangunan jembatan di kampung pemekaran dari Desa Meisepi tersebut telah membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat. Sebelum jembatan dibangun, aktivitas warga sering terhenti ketika hujan turun karena akses jalan terputus.

"Dulu kalau hujan, anak-anak sulit pergi ke sekolah, warga yang sakit kesulitan berobat, dan para petani tidak bisa membawa hasil kebunnya ke pasar. Sekarang, setelah ada jembatan, akses masyarakat jauh lebih mudah dan lancar. Manfaatnya sudah sangat dirasakan meski belum diresmikan," kata Lahadi.

Lahadi menambahkan, pembangunan jembatan diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan melalui semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan pembangunan infrastruktur pendukung, terutama peningkatan jalan menuju jembatan, sehingga manfaatnya semakin maksimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kampung Unduwei Usou.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....