Tetap Mengudara saat Lebaran, RRI Manokwari Setia Menemani
- 30 Mar 2026 07:43 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Di tengah suasana Idul Fitri yang biasanya dipenuhi kebersamaan dengan keluarga, para penyiar dari LPP RRI Manokwari tetap melaksanakan tugas mereka di studio. Sementara banyak orang merayakan Lebaran dan menikmati waktu libur yang panjang, suara para penyiar tetap mengisi udara, menyapa dan menemani para pendengar setia di berbagai daerah Papua Barat.
Sejak pagi hari di Idul Fitri, studio RRI Manokwari tetap sibuk. Sapaan yang hangat, ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, berita terbaru, serta lagu-lagu pilihan terus diputar melalui radio. Bagi para penyiar, hari raya bukanlah saat untuk menghentikan pelayanan kepada masyarakat.
Walaupun mereka harus menyisihkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga, para penyiar tetap melaksanakan tugas dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. Mereka menyadari bahwa meskipun hari libur, banyak orang yang memerlukan teman dalam perjalanan, hiburan di rumah, atau juga informasi bagi yang tetap bekerja.
"Meski hari libur Lebaran, kami tetap ingin hadir untuk pendengar. Ada yang sedang dalam perjalanan pulang, ada yang bertugas, dan ada pula yang terpisah dari keluarga. Melalui radio, kami ingin mereka merasa tetap ditemani," ucap salah satu penyiar RRI Manokwari.
Suasana di studio siaran pada hari Idul Fitri memiliki suasana yang khas. Para penyiar saling bersalaman dan saling memaafkan sebelum memulai siaran. Namun setelah itu, mereka kembali fokus pada tugas mereka di depan mikrofon untuk memastikan siaran berjalan baik dan pendengar mendapat program terbaik.
Banyak pendengar yang mengirimkan salam dan ucapan Selamat Idul Fitri melalui siaran. Mereka menyampaikan pesan untuk keluarga, teman, maupun kerabat yang berada jauh. Interaksi ini membuat suasana siaran semakin hangat dan akrab.
Dedikasi para penyiar RRI Manokwari tidak hanya terlihat saat hari raya dan masa libur, tetapi juga setelah Idul Fitri berakhir. Saat masyarakat kembali beraktivitas dan bekerja, para penyiar tetap ada untuk menemani dari pagi hingga malam dengan berbagai program.
Di hari pertama setelah libur Lebaran, suasana siaran dipenuhi dengan semangat baru. Para penyiar menyampaikan motivasi, ucapan penyemangat, dan mengajak pendengar untuk kembali menjalani aktivitas dengan penuh optimisme. Lagu-lagu pilihan, informasi lalu lintas, berita terbaru, dan perbincangan ringan menemani masyarakat yang kembali aktif.
Bagi sebagian pendengar, radio tetap menjadi teman yang setia, baik saat menikmati liburan maupun ketika kembali bekerja. Ada yang mendengarkan di perjalanan menuju kantor, saat bekerja, atau di rumah. Suara para penyiar yang hangat dan akrab memberikan rasa kedekatan dan menemani dalam berbagai situasi.
Sebagai lembaga penyiaran publik, RRI Manokwari memiliki kewajiban untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan, termasuk pada hari-hari besar keagamaan dan setelah masa libur selesai. Kehadiran para penyiar pada hari libur dan sesudahnya adalah bentuk pengabdian dan komitmen untuk terus memberikan informasi dan hiburan kepada masyarakat.
Dedikasi para penyiar ini menunjukkan bahwa radio tidak pernah memang berhenti sepenuhnya. Di saat orang lain sedang menikmati liburan, mereka tetap melaksanakan tugas untuk memastikan suara RRI tetap mengudara. Dan ketika liburan berakhir, mereka masih ada dengan semangat yang sama untuk menemani pendengar menjalani aktivitas sehari-hari.
Di balik nada yang terdengar bersahabat dan ceria, terdapat pengorbanan serta komitmen yang tinggi. Para penyiar RRI Manokwari menunjukkan bahwa pekerjaan untuk melayani publik tidak mengenal waktu istirahat. Selama masih ada pendengar yang menunggu, mereka akan selalu setia berada di depan mikrofon.
Dengan dedikasi ini, RRI Manokwari tidak hanya berfungsi sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai sahabat dan penghubung bagi masyarakat Papua Barat, baik pada saat Idul Fitri maupun sesudahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....