Tradisi Salaman usai Sholat Idulfitri di Masni
- 22 Mar 2026 11:16 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni- Kebersamaan dan tradisi penuh makna kembali terasa dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kampung Sumber Boga, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Sabtu (21/3/2026). Usai pelaksanaan sholat Id, ratusan jamaah larut dalam suasana haru saat mengikuti tradisi saling bersalaman yang telah berlangsung turun-temurun.
Sholat Idulfitri yang digelar di Masjid Nurul Falah II berlangsung khidmat, dihadiri warga kampung dari berbagai kalangan. Momentum kemenangan setelah sebulan berpuasa ini disambut dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tradisi bersalaman dilakukan dengan cara seluruh jamaah berbaris rapi. Dimulai dari barisan pertama, jamaah satu per satu menyalami jamaah lainnya hingga seluruh barisan selesai. Jamaah laki-laki bersalaman dengan sesama laki-laki, begitu pula jamaah perempuan.
Pemandangan antrean panjang tak terhindarkan, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi tersebut. Tak sedikit jamaah yang menitikkan air mata haru saat saling memaafkan, menandai eratnya tali persaudaraan di antara warga.
Khotib Sholat Idulfitri, Ustad Riswanto, dalam khutbahnya menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momen kebahagiaan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Suasana Idul Fitri hendaknya diisi dengan kebahagiaan, saling berbuat baik, memperbaiki diri, serta bertaubat kepada Allah agar seluruh amal ibadah selama Ramadan mendapatkan pahala.
Riswanto juga mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua serta menjaga tali silaturahmi dengan saudara dan tetangga. Silaturahmi diyakini dapat memperluas rezeki dan membawa keberkahan dalam kehidupan.
Riswanto juga menekankan pentingnya zakat fitrah sebagai penyempurna ibadah. “Barang siapa menunaikan zakat sebelum salat Idul Fitri, maka zakatnya akan diterima sebagai zakat yang sah. Namun, jika ditunaikan setelah salat Idul Fitri, maka akan dihitung sebagai sedekah biasa,” ujarnya.
Perayaan Idulfitri di Kampung Sumber Boga pun menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan tetap terjaga di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....