Basarnas Manokwari Tingkatkan Kesiapsiagaan Selama Angkutan Lebaran 2026

  • 13 Mar 2026 15:06 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan SAR selama periode angkutan Lebaran 2026 di wilayah Papua Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Kantor Basarnas Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengatakan kesiapsiagaan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun saat masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Ini merupakan agenda rutin. Basarnas sebagai perwakilan negara di Papua Barat bertugas memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan transportasi selama angkutan Lebaran,” ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, Basarnas Manokwari menempatkan sejumlah personel di beberapa titik posko pengawasan angkutan Lebaran. Selain bertugas di posko induk Basarnas, personel juga bergabung dengan posko terpadu milik instansi lain guna memperkuat koordinasi serta mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

“Untuk posko-posko lain kami bergabung dengan posko yang sudah ada agar koordinasi lebih cepat dan lebih baik,” kata Yefri.

Beberapa lokasi strategis yang menjadi fokus penempatan personel di antaranya area transportasi udara di Bandara Rendani Manokwari. Selain itu, Basarnas juga menyiagakan personel di posko induk Operasi Ketupat Mansinam 2026 yang berada di Polda Papua Barat.

Pemantauan juga dilakukan di sejumlah pelabuhan dan kawasan pesisir yang menjadi jalur transportasi laut masyarakat, seperti di wilayah Teluk Wondama dan Teluk Bintuni.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, Basarnas Manokwari menyiagakan sejumlah armada SAR, termasuk kapal dan perahu cepat. Salah satu kapal SAR ditempatkan di Pelabuhan Cokran Manokwari guna mengantisipasi potensi kejadian darurat di jalur pelayaran.

“Misalnya perjalanan laut dari Manokwari menuju Numfor, Biak, Teluk Wondama hingga Sorong, itu menjadi salah satu fokus antisipasi kami,” ucap Yefri.

Selain kapal SAR, Basarnas juga menyiagakan perahu karet jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) serta speed boat yang berada di Pelabuhan Cokran dan siap digunakan selama 24 jam.

Di sektor darat, Basarnas Manokwari juga menyiapkan kendaraan operasional yang dilengkapi berbagai peralatan penyelamatan, termasuk alat ekstrikasi untuk menangani kecelakaan lalu lintas atau insiden kendaraan terjepit.

“Peralatan ekstrikasi ini digunakan jika terjadi kecelakaan seperti mobil jatuh atau pengendara terjepit sehingga proses evakuasi bisa dilakukan dengan cepat,” katanya.

Yefri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa angkutan Lebaran agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, baik saat menggunakan transportasi darat, laut maupun udara. Ia berharap kesiapsiagaan Basarnas bersama instansi terkait dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas selama perayaan Idul Fitri di Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....