Hilirisasi Jagung-Kelapa Didorong untuk Tambah Pendapatan Petani
- 06 Okt 2026 14:39 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Hilirisasi produk jagung dan kelapa mulai didorong sebagai strategi diversifikasi pendapatan petani di Sulawesi Utara. Upaya tersebut dibahas dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Paket Teknologi Jagung Kelapa Terintegrasi yang digelar Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo melalui kegiatan CG-ICARE di Warisa Kampung Baru, Kabupaten Minahasa Utara, Senin, 5 Oktober 2026.
BRMP Sulawesi Utara turut hadir dalam kegiatan tersebut yang diwakili Midy Lebang. Bimtek ini menjadi ruang berbagi pengetahuan terkait pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan komoditas jagung dan kelapa hingga menjadi produk bernilai tambah.
Kepala BRMP Gorontalo, Ardi Praptono, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya hilirisasi produk pertanian yang didukung penggunaan peralatan modern.
Menurutnya, hasil jagung dapat diolah menjadi makanan ringan dengan berbagai varian rasa. Sementara komoditas kelapa dapat dikembangkan menjadi produk seperti minyak kelapa dan Virgin Coconut Oil (VCO).
Pengembangan produk olahan tersebut, kata dia, diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga membuka peluang diversifikasi sumber pendapatan bagi petani.
Sejumlah produk hasil pengolahan juga telah mengantongi izin PIRT dan saat ini dalam proses pengurusan izin BPOM. Promosi produk turut dilakukan melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan materi dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), BRMP Sulut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, serta BPSIJ Manado.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....