Dee Lestari: Putra Putri Literasi Sulut Harus Jadi Penggerak Literasi

  • 04 Okt 2026 18:12 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Penulis sekaligus penyanyi Dee Lestari mengapresiasi penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Literasi di Museum Negeri Sulawesi Utara, Sabtu (3/10/2026). Ia menilai kegiatan yang digelar Pengurus Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU) tersebut menunjukkan kesungguhan dalam mendorong pengembangan literasi di daerah.

Dee Lestari hadir sebagai salah satu dewan juri dalam malam grand final yang menetapkan Julio Lawendatu, perwakilan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Fidelis Greatania, perwakilan Kota Manado, sebagai pemenang Putra Putri Literasi Sulawesi Utara 2026. Ia menilai keseriusan panitia dalam menyelenggarakan festival serta semangat para peserta menjadi modal penting bagi keberlanjutan gerakan literasi.

“Bisa saya katakan ini festival yang sungguh-sungguh, semua dilaksanakan dengan baik. Begitu juga dengan Putra Putri Literasinya, saya lihat kesungguhan dari para peserta dan pengurus. Semoga ini dapat menjadi program mercusuar bagi Indonesia Timur, menjadi percontohan dan berdampak baik buat literasi di Indonesia Timur, start dari Sulawesi Utara,” ujar Dee Lestari.

Ia berharap Festival Literasi dan Pemilihan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara dapat berkembang menjadi program berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan literasi tidak hanya berhenti pada sebuah acara, tetapi perlu dilanjutkan melalui gerakan yang mampu menjangkau berbagai kalangan.

Kepada para pemenang, Dee Lestari berpesan agar menjalankan tanggung jawab sebagai penggerak literasi dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan bahwa terpilihnya Julio dan Fidelis merupakan langkah awal dari perjalanan panjang untuk mendorong masyarakat Sulawesi Utara semakin dekat dengan literasi.

“Harapan saya mereka bisa menjadi penggerak literasi bagi masyarakat Sulawesi Utara. Perjalanan masih panjang, ini langkah awal, ini tongkat estafet dan harus lestari. Semoga bisa bertugas dengan baik setahun ke depan,” ucap Dee Lestari.

Selain Dee Lestari, dewan juri dalam pemilihan tersebut terdiri atas Ketua PPLSU Standius Bara Prima, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi Prof. Maya P. Warouw, Tim Ahli Gubernur Misi 2 Peningkatan Kualitas SDM Farist Soeharyo, serta Sekretaris PPLSU Faradila Bachmid.

Ketua PPLSU Standius Bara Prima bersama jajaran pengurus diharapkan dapat terus menjaga kesinambungan program setelah terpilihnya Putra Putri Literasi Sulawesi Utara 2026. Melalui kampanye literasi di sekolah, kampus, dan lingkungan masyarakat, para pemenang diharapkan mampu mengajak generasi muda membangun budaya membaca, menulis, serta menghasilkan karya.

Apresiasi Dee Lestari tersebut menjadi dorongan bagi pengembangan gerakan literasi di Sulawesi Utara agar tidak hanya berdampak di tingkat daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....