Visual hingga Narasi, Tim Humas Kemenag Minut Perkuat Kualitas Publikasi

  • 22 Sep 2026 10:08 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minut - Dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas kehumasan serta meningkatkan kualitas publikasi dan pengelolaan informasi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara, Tim Humas Kemenag Minut menggelar pertemuan bersama PIC Humas dari masing-masing seksi dan KUA se-Kabupaten Minahasa Utara serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pada Senin 21 September 2026.

Pertemuan ini menjadi ruang evaluasi dan koordinasi untuk meninjau pelaksanaan program kerja kehumasan, mengidentifikasi capaian dan kendala yang dihadapi, sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut dalam meningkatkan kualitas publikasi, pengelolaan informasi, dokumentasi kegiatan, serta pelayanan informasi publik.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Tim Humas, Agung Dzulfikar, S.Kom., memaparkan materi mengenai desain grafis bagi ASN. Ia menekankan bahwa desain bukan sekadar menghasilkan tampilan yang menarik, tetapi merupakan bagian dari komunikasi publik yang harus tepat, informatif, konsisten, etis, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Materi juga membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan materi visual. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu mencari ide, membuat ilustrasi, mengembangkan variasi layout, mengeksplorasi warna dan gaya, hingga mempercepat proses desain. Namun, tanggung jawab atas kebenaran informasi, identitas instansi, penggunaan logo dan simbol, etika visual, hak cipta, serta kesesuaian dengan ketentuan tetap berada pada pembuat dan pengguna konten.

Selain desain grafis, aspek dokumentasi kegiatan turut menjadi perhatian. Tim Humas diperkenalkan pada lima jenis pengambilan gambar yang dapat digunakan untuk menghasilkan dokumentasi yang lebih lengkap dan bercerita, yaitu wide, close up, candid, detail, dan action.

Sementara itu, Pranata Humas Kemenag Minut, Arista Van Gobel, memaparkan materi mengenai penyusunan kerangka narasi berita yang mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor 29 Tahun 2025 tentang Penguatan Publikasi Capaian dan Dampak Kinerja Kementerian Agama.

Dalam materi tersebut ditekankan bahwa publikasi tidak cukup hanya menyampaikan informasi mengenai program atau kegiatan, tetapi harus mampu menunjukkan capaian dan dampak kinerja Kementerian Agama yang relevan dengan kebutuhan publik. Publikasi juga perlu menggambarkan kehadiran Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, setiap narasi berita diarahkan untuk menjawab pertanyaan yang lebih substantif: apa yang dicapai, apa dampaknya bagi masyarakat, persoalan apa yang diselesaikan, layanan apa yang menjadi lebih baik, dan bagaimana bentuk kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat.

Penguatan publikasi juga diarahkan untuk membangun citra dan reputasi Kementerian Agama secara kelembagaan, bukan berfokus pada figur individu. Narasi diharapkan mampu menunjukkan kontribusi Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan sekaligus merespons saran, kritik, dan harapan umat secara tepat dan cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....