Kebakaran Hanguskan Rumah Tiga Lantai di Tompaso Barat
- 07 Sep 2026 09:10 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah tiga lantai milik keluarga Rammo Sumolang di Jaga I, Desa Tompaso II Utara, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Minggu malam, 6 September 2026.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar karena kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bagian bangunan. Tidak terdapat informasi mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, rumah tersebut diketahui milik keluarga Rammo Sumolang yang saat ini berdomisili di Jakarta. Bangunan tersebut dijaga keluarga Kalangi-Helna yang baru beberapa hari menempati rumah tersebut.
Dugaan sementara, api berasal dari bagian plafon atau loteng pada lantai dasar yang diduga dipicu arus pendek listrik. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan sehingga membutuhkan penanganan intensif dari petugas pemadam kebakaran.
Mengetahui kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pemadam Kebakaran langsung mengerahkan personel dan armada ke lokasi. Tim pemadam dipimpin langsung Kepala Dinas Pemadam Kebakaran bersama personel yang bertugas di lapangan.
Upaya pemadaman turut mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan. Camat Tompaso Barat bersama Sekretaris Kecamatan dan jajaran, Hukum Tua Desa Tompaso II Utara beserta perangkat desa ikut membantu proses penanganan kebakaran.
Dukungan juga diberikan Camat Kawangkoan bersama jajaran pemerintah kelurahan dan hukum tua, personel Polsek Tompaso, anggota Koramil Kawangkoan/Tompaso, serta Tim Pemadam Kebakaran Pertamina Geothermal Energy Lahendong.
Sinergi berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mengendalikan kobaran api, terutama karena bangunan yang terbakar merupakan rumah berlantai tiga dengan kondisi api cukup besar.
Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan secara intensif, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas kemudian memastikan seluruh bagian bangunan dalam kondisi aman untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bangunan serta perabotan dan perlengkapan rumah tangga di dalamnya. Total kerugian material sementara diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 miliar.
Respons cepat berbagai pihak menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, aparat keamanan, TNI, serta unsur terkait dalam menangani kejadian darurat.
Perhatian juga diberikan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, terhadap proses penanganan kebakaran dan personel yang bekerja di lapangan. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk menjalankan tugas hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai.
Pemerintah Kabupaten Minahasa mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dapat dipicu gangguan instalasi listrik. Pemeriksaan berkala jaringan listrik dan peralatan rumah tangga dinilai penting sebagai langkah pencegahan guna mengurangi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.
(Jeff Assa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....