Hadapi Kekeringan, Pemprov Sulut Perkuat Irigasi dan Stok Pangan

  • 01 Sep 2026 19:02 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperkuat langkah mitigasi menghadapi musim kering yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat pengairan lahan pertanian serta memastikan ketersediaan pangan tetap aman.

Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sulut, Reza Dotulong, mengatakan penyuluh pertanian dilibatkan untuk memantau kondisi di lapangan.

“Penyuluh pertanian ini menjadi ujung tombak, mulai dari updating data terkini yang terjadi di lapangan di seluruh wilayah Sulawesi Utara,” kata Reza saat diwawancarai Selasa, 1 September 2026.

Selain pemantauan, pemerintah juga mempercepat penyaluran bantuan pompanisasi. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat pengairan lahan pertanian selama musim kering. Menurut Reza, kondisi pasokan beras Sulawesi Utara saat ini masih aman. Stok beras bahkan terus diperbarui untuk memastikan ketersediaannya hingga beberapa bulan ke depan.

“Untuk beras sebagai komoditas utama, kita aman. Stok pangan kita aman untuk komoditas beras,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah memberi perhatian khusus terhadap cabai rawit. Komoditas ini menjadi salah satu penyumbang inflasi di Sulawesi Utara karena harganya mudah berubah mengikuti ketersediaan di pasar.

Untuk menjaga pasokan, Pemprov Sulut bersama Bank Indonesia mengandalkan hasil kelompok tani binaan. Cabai tersebut diupayakan masuk ke pasar dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain itu, pemerintah pusat memberikan bantuan lahan seluas 80 hektare untuk penanaman cabai baru. Lahan tersebut tersebar di delapan kabupaten di Sulawesi Utara.

“Catatan khusus untuk fluktuasi harga cabai rawit memang sangat bergantung dengan kondisi stok yang ada di pasaran saat ini,” kata Reza.

Pemerintah juga melakukan intervensi melalui penyaluran bantuan pangan tahap kedua. Termasuk penyaluran beras SPHP dan beras premium ke pasaran untuk membantu menjaga kestabilan harga.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Sulawesi Utara sendiri merupakan salah satu daerah penghasil komoditas hortikultura yang memasok kebutuhan sejumlah wilayah sekitar, seperti Maluku dan Maluku Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....