Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Minahasa Hadapi Ancaman Karhutla

  • 01 Sep 2026 19:32 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S. memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Gulkarhutla) di Lapangan Manguni Tondano, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Senin (31/8/2026).

Apel yang dimulai sekitar pukul 14.17 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan seluruh unsur dalam mengantisipasi dan menangani potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Minahasa.

Turut hadir Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda Deisye Watania, Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, serta Kajari Minahasa Rama Eka Darma.

Hadir pula Kasdim 1302/Minahasa Mayor Inf Dadan Sopian, Kepala BPBD Minahasa Shandro A. Mogot, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Drs. Melky Luvy Rumante, Kasatpol PP Arnold Siby, para Danramil, Perwira Staf Kodim, serta Pejabat Utama Polres Minahasa.

Apel melibatkan personel Kodim 1302/Minahasa, Polres Minahasa, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Brigade Manguni.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Dalam amanatnya, Dandim 1302/Minahasa menekankan pentingnya sinergitas seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Minahasa.

Ia meminta seluruh pihak meningkatkan patroli dan pemantauan pada wilayah yang memiliki potensi rawan kebakaran serta bergerak cepat apabila menerima laporan adanya titik api.

Dandim juga mengingatkan bahwa keselamatan personel harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas penanggulangan kebakaran.

“Sinergitas seluruh unsur harus terus diperkuat, patroli di wilayah rawan perlu ditingkatkan, dan setiap laporan kebakaran harus direspons dengan cepat. Keselamatan personel juga harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas,” ujar Dandim.

Menurutnya, menjaga hutan dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Upaya pencegahan harus terus dilakukan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Menjaga hutan dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa demi mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Minahasa,” tegasnya.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan personel, sarana dan kendaraan pendukung penanggulangan kebakaran.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama serta simulasi penanggulangan Gulkarhutla sebagai bagian dari pengujian kesiapan dan koordinasi antarinstansi di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....