Pemkab Minahasa dan Unima Perkuat Kolaborasi Sains untuk Pembangunan
- 28 Agt 2026 18:02 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah Kabupaten Minahasa memperkuat sinergi dengan dunia akademik dalam mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan, sains, teknologi, dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Penyamaan Persepsi Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi atau BESTARI SAINTEK Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Manado (Unima) tersebut berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Kamis (27/8/2026). Sosialisasi diikuti jajaran akademisi, tim peneliti, kelompok tani, pemuda, serta mitra masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam menerapkan hasil penelitian bagi kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutan tertulis Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP., yang disampaikan pada kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan Program BESTARI SAINTEK. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Unima, khususnya LPPM, tim peneliti, dan seluruh mitra yang telah memilih Minahasa sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.
Menurut Robby, program tersebut diharapkan mampu menjadi penghubung antara pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Hasil penelitian dan inovasi, kata dia, perlu diterapkan di lapangan agar memberikan manfaat langsung bagi petani, kelompok masyarakat, pemuda, pelaku usaha, maupun pemerintah desa.
"Program BESTARI SAINTEK dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Hasil penelitian jangan berhenti di ruang-ruang akademik, tetapi harus dapat diterapkan di lapangan dan memberikan manfaat langsung," ujar Robby.
Bupati juga mendorong kelompok tani dan masyarakat untuk semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi dan inovasi, khususnya dalam sektor pertanian. Menurutnya, sektor pertanian Minahasa perlu dikembangkan melalui pendekatan modern tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan.
"Kita perlu membangun pertanian yang tidak hanya bergantung pada cara-cara konvensional, tetapi mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, kualitas hasil, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," tegasnya.
Selain pemanfaatan teknologi, Robby menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan lahan dan pekarangan rumah untuk menanam berbagai kebutuhan pangan keluarga.
Menurutnya, gerakan menanam di pekarangan merupakan langkah sederhana yang apabila dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak terhadap ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Program BESTARI SAINTEK di Minahasa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penelitian, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai menjadi salah satu kunci agar ilmu pengetahuan dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Minahasa juga mengajak seluruh pihak menjadikan sosialisasi dan penyamaan persepsi sebagai momentum memperkuat komunikasi dan menyatukan tujuan. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, kelompok tani, pemuda, dan masyarakat diharapkan terus dikembangkan untuk mendukung pembangunan daerah berbasis sains, teknologi, dan inovasi.
(Jeff Assa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....