Sosialisasi Manajemen Risiko dan Pendampingan Penginputan Aplikasi SIMRISKK
- 19 Agt 2026 21:29 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara memperkuat penerapan manajemen risiko melalui Sosialisasi Manajemen Risiko dan Pendampingan Penginputan Aplikasi SIMRISK. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Imigrasi Manado sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola organisasi.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman jajaran mengenai pentingnya manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Selain itu, kegiatan diarahkan untuk memastikan pengelolaan risiko berjalan efektif melalui penerapan Three Lines Model.
Sosialisasi tersebut diikuti operator SIMRISK dari Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Utara. Peserta mengikuti kegiatan secara luring maupun daring sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan dibuka Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara, Novly T. N. Momongan, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulut. Dalam sambutannya, Novly menegaskan manajemen risiko tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif organisasi.
Menurutnya, manajemen risiko merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola dan sistem pengendalian organisasi yang efektif. Setiap pelaksanaan tugas memiliki potensi risiko sehingga perlu dikenali, diukur, dikendalikan, dan dimitigasi sejak tahap awal.
Penguatan manajemen risiko juga dinilai penting untuk memastikan setiap program dan kegiatan dapat berjalan sesuai tujuan organisasi. Dengan identifikasi risiko yang dilakukan secara tepat, satuan kerja dapat menyiapkan langkah pengendalian sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya hambatan dalam pelaksanaan tugas.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai manajemen risiko serta penggunaan aplikasi SIMRISK. Materi tersebut disampaikan I Komang Adika Pranata selaku Ketua Tim Manajemen Risiko Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia bersama tim Inspektorat Jenderal.
Selain mendapatkan pemahaman mengenai konsep dan penerapan manajemen risiko, peserta juga memperoleh pendampingan langsung dalam proses penginputan data melalui aplikasi SIMRISK. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap data yang dimasukkan sesuai ketentuan dan dapat mendukung proses pemantauan risiko secara lebih efektif.
Tim Inspektorat Jenderal juga melakukan pengecekan serta koreksi secara sampling terhadap penginputan sejumlah satuan kerja. Pemeriksaan tersebut mencakup Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Manado, serta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado.
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara mendorong seluruh satuan kerja semakin konsisten menerapkan manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas. Penerapan yang efektif diharapkan mampu memperkuat pengendalian internal sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang akuntabel, transparan, dan berintegritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....