PT ASA Gelar Pelatihan Pencegahan Stunting bagi Kader Posyandu
- 11 Agt 2026 19:50 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Boltim - PT Arafura Surya Alam (ASA) memperkuat kapasitas kader Posyandu di desa-desa lingkar tambang sebagai bagian dari upaya mendukung pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Penguatan kapasitas tersebut dilakukan melalui pelatihan kader Posyandu yang digelar dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Desa Paret, Kecamatan Kotabunan, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan di tingkat desa. Pelatihan menghadirkan praktisi sekaligus ahli stunting tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Agung Palandi, sebagai narasumber.
PPM dan Security Manager PT ASA, Yoshua Pangkut, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
"PT ASA akan memastikan dukungan operasional bagi para kader kesehatan dalam menjalankan program pencegahan dan penanggulangan stunting. Kami berkomitmen memberikan dukungan dari aspek promotif, preventif, hingga operasional," jelas Yoshua.
Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya menekan angka stunting di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Dalam pelatihan tersebut, para kader mendapatkan materi mengenai penerapan ILP, teknik pengukuran antropometri yang tepat, metode edukasi SAJI, serta strategi pencegahan stunting melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Peserta juga dibekali pemahaman mengenai peran Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mencakup seluruh siklus kehidupan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan kader dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu di masing-masing desa.
Salah seorang kader, Lidya Singon, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pelayanan Posyandu.
"Kami menjadi lebih memahami peran kader Posyandu dalam era Integrasi Layanan Primer, cara memberikan edukasi dengan metode SAJI, melakukan pengukuran yang benar, serta pentingnya pelayanan Posyandu bagi seluruh siklus kehidupan," ungkap Lidya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim melalui Kepala Puskesmas Tutuyan, Rosmini Mokoagow. Menurutnya, Posyandu memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu garda terdepan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Posyandu berperan dalam pencegahan penyakit, pemantauan status gizi anak, serta pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak. Karena itu, peningkatan kapasitas kader dinilai penting untuk memastikan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat berjalan optimal.
Ketua Tim Posyandu Kecamatan Kotabunan, Nurling Mamonto, turut mengapresiasi kepedulian PT ASA terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ia menilai sinergi antara perusahaan, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan di tingkat desa.
Nurling juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, Puskesmas Kotabunan, Puskesmas Buyat, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah bersinergi mendukung pelaksanaan pelatihan kader Posyandu tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....