Alfamidi Salurkan 160 Ribu Telur Dukung Pencegahan Stunting Nasional

  • 24 Jul 2026 16:42 WIB
  •  Manado
Poin Utama
  • Alfamidi telah menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur kepada 875 anak di 15 provinsi sejak 2024.
  • Program Protein Cegah Stunting dijalankan bersama BKKBN, pemerintah daerah, dan puskesmas untuk mendukung pemenuhan gizi anak.
  • Alfamidi menargetkan penyaluran 190.000 butir telur hingga akhir 2026 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan.

RRI.CO.ID, Manado – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan stunting melalui Program Protein Cegah Stunting. Sejak 2024, perusahaan telah menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur kepada 875 anak di 26 kabupaten dan kota yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan protein harian anak.

Program tersebut memberikan dua butir telur setiap hari selama enam bulan kepada anak-anak penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan asupan gizi, mendukung pertumbuhan, serta membantu menekan angka stunting di berbagai daerah.

Wilayah pelaksanaan program meliputi Provinsi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku. Perluasan jangkauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Alfamidi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra, mengatakan setiap anak Indonesia berhak memperoleh asupan gizi yang memadai agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Menurutnya, Program Protein Cegah Stunting merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak Indonesia.

"Melalui program ini, kami ingin berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan protein harian anak-anak. Lebih dari 160.000 butir telur yang telah disalurkan menjadi bagian dari upaya Alfamidi mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak Indonesia," ujar Retriantina.

Ia menjelaskan telur dipilih sebagai bantuan utama karena merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang mengandung berbagai vitamin dan mineral penting bagi pertumbuhan anak. Konsumsi protein hewani secara rutin dinilai berperan dalam mendukung perkembangan fisik dan kognitif anak pada masa pertumbuhan.

Dalam pelaksanaannya, Alfamidi bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta puskesmas setempat. Kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup penyaluran bantuan telur, tetapi juga pemantauan tumbuh kembang anak penerima manfaat secara berkala.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Alfamidi menargetkan penyaluran sebanyak 190.000 butir telur hingga Desember 2026. Program ini juga telah memperoleh apresiasi berupa 10 penghargaan dari berbagai pemerintah daerah sepanjang periode 2024 hingga 2026 atas kontribusinya dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Dampak positif program tersebut dirasakan langsung oleh para penerima manfaat, termasuk Grachella, orang tua balita asal Minahasa, Sulawesi Utara. Ia mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan karena dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anaknya sekaligus mendukung tumbuh kembang yang lebih optimal.

"Alfamidi yang selama ini dekat dengan tempat tinggal kami juga hadir melalui program bantuan telur untuk balita. Semoga anak kami mendapat asupan gizi yang lebih baik dan tumbuh kembangnya optimal," ungkap Grachella.

Melalui Program Protein Cegah Stunting, Alfamidi berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi. Upaya tersebut sejalan dengan dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting menuju terwujudnya Indonesia Emas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....