Pangdam Merdeka Kerahkan Prajurit Padamkan Api di Hutan Lindung Soputan

  • 03 Agt 2026 20:19 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa Tenggara – Kebakaran hutan melanda kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, sejak Minggu 2 Agustus 2026 hingga Senin 3 Agustus 2026 api masih terus membakar kawasan hutan dan titik-titik kebakaran dilaporkan semakin meluas hingga berada di luar jangkauan armada petugas yang melakukan pemadaman dari darat.

Menyikapi kondisi tersebut, Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, S.I.P., segera memerintahkan prajurit di jajaran Kodam XIII/Merdeka, melalui Korem 131/Santiago khususnya personel Kodim 1302/Minahasa, untuk bergerak dalam upaya penanganan kebakaran bersama instansi terkait.

Prajurit TNI AD diterjunkan ke lokasi guna memperkuat personel gabungan dalam melakukan pemadaman, pembukaan akses menuju titik api, serta membantu upaya pencegahan agar kobaran api tidak semakin meluas ke kawasan hutan lainnya maupun permukiman warga.

Pangdam XIII/Merdeka menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap bencana yang mengancam kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat. Beliau juga menginstruksikan agar seluruh personel mengutamakan faktor keamanan selama bertugas mengingat kondisi medan yang terjal, vegetasi yang kering, serta cuaca yang mendukung penyebaran api.

Kodam XIII/Merdeka terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya dalam upaya pengendalian kebakaran. Diharapkan sinergi seluruh pihak dapat mempercepat proses pemadaman sehingga kebakaran tidak semakin meluas dan dampaknya terhadap lingkungan dapat diminimalkan.

Pangdam XIII/Merdeka juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api di wilayah sekitarnya. Melalui kolaborasi seluruh elemen, diharapkan kebakaran di kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan dapat segera dikendalikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....