BKKBN Sulut Perkuat Edukasi Remaja untuk Cegah Perkawinan Anak
- 30 Jun 2026 16:20 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat upaya pencegahan perkawinan anak melalui edukasi kesehatan reproduksi dan pendampingan remaja di berbagai wilayah Sulawesi Utara.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Alfrida Bayang, di sela Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan Perkawinan Anak yang berlangsung di Ruang Rapat DP3AD Provinsi Sulut, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut Alfrida, edukasi kepada remaja menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesiapan berkeluarga, baik dari aspek kesehatan, psikologis, pendidikan maupun ekonomi.
"Kami bersinergi dengan Dinas Dukcapil KB Provinsi melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pelajar SMA dan SMK terkait perencanaan kehidupan berkeluarga serta pentingnya menyiapkan masa depan secara matang sebelum memasuki jenjang pernikahan," ujarnya.
Ia menjelaskan, perkawinan pada usia yang terlalu muda berpotensi menimbulkan berbagai risiko kesehatan bagi ibu dan anak, termasuk meningkatnya risiko komplikasi kehamilan dan persalinan.
Meski Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 menetapkan usia minimal perkawinan 19 tahun, BKKBN merekomendasikan usia ideal menikah berada pada rentang 21 tahun ke atas bagi perempuan dan 25 tahun ke atas bagi laki-laki.
"Dari segi kesehatan reproduksi, psikologis, pendidikan, dan kesiapan ekonomi, usia tersebut dinilai lebih matang untuk membangun keluarga yang berkualitas," kata Alfrida.
Selain edukasi, BKKBN juga mengoptimalkan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat desa dan kelurahan. Para calon pengantin didorong memanfaatkan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (Elsimil) sebagai sarana skrining kesehatan sebelum memasuki pernikahan.
Melalui aplikasi tersebut, calon pengantin dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi kesehatannya sehingga dapat mempersiapkan kehamilan secara lebih aman dan terencana.
Alfrida menambahkan, hasil skrining Elsimil diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam upaya pencegahan perkawinan anak serta mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas di Sulawesi Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....