Urban Digifest 2026, BI Sulut Angkat Potensi Kopi

  • 12 Agt 2026 08:26 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Bank Indonesia Sulawesi Utara melaksanakan Urban Digifest 2026 dengan menghadirkan konsep yang lebih kuat dan terintegrasi dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu perbedaan yang paling menonjol adalah kolaborasi Urban Digifest dengan Sulut Coffee Fest.

”Jadi, tahun ini kami tidak hanya menghadirkan ruang promosi bagi UMKM, wastra, kuliner, dan ekonomi kreatif, tetapi juga secara khusus mengangkat kopi Sulawesi Utara sebagai wajah baru ekonomi kreatif Sulawesi Utara yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” kata Joko Supratikto dalam Talk Show di RRI Manado.

Melalui tema Rupa Rasa Kawanua: Meracik Tradisi, Menyeduh Inovasi’, BI Sulut ingin menghadirkan pengalaman yang menghubungkan kekayaan budaya dengan inovasi. Kami ingin menunjukkan bahwa kopi tidak hanya kita lihat sebagai komoditas yang dikonsumsi, tetapi sebagai bagian dari ekosistem dari hulu hingga hilir yang melibatkan petani, pengolah, pelaku UMKM, coffee shop, komunitas, hingga sektor pariwisata. Dengan demikian, Urban Digifest 2026 diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dan menciptakan nilai tambah yang lebih luas bagi pelaku ekonomi di Sulawesi Utara.”

”Pembeda berikutnya adalah penguatan sinergi program. Urban Digifest 2026 kami desain sebagai wadah yang mengintegrasikan berbagai program strategis Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah, Dekranasda, perbankan, komunitas, pelaku usaha UMKM rupa, rasa dan kopi, serta mitra lainnya. Di dalamnya terdapat promosi UMKM dan perdagangan, pengembangan wastra dan kuliner lokal, perluasan akses pembiayaan, digitalisasi pembayaran melalui QRIS, hingga berbagai kegiatan edukasi dan literasi.” ungkapnya.

Jadi, apabila tahun 2025 Urban Digifest lebih berperan sebagai ajang promosi dan showcase potensi unggulan daerah, maka pada tahun 2026 kami ingin melangkah lebih jauh menjadi sebuah platform yang benar-benar mendorong dampak terhadap perekonomian secara end-to-end atau dari hulu ke hilir.

Harapannya, kegiatan ini tidak hanya ramai pada saat acara berlangsung, tetapi dapat menghasilkan peluang usaha baru, memperluas pasar dan pembiayaan, meningkatkan transaksi UMKM, serta semakin memperkuat positioning produk unggulan Sulawesi Utara sebagai bagian dari ekonomi kreatif dan pariwisata daerah di tingkat yang lebih tinggi.”

Pemilihan kopi sebagai salah satu tema utama Urban Digifest tahun 2026 melalui Sulut Coffee Fest ini didasarkan pada besarnya peluang industri kopi, baik secara nasional maupun di Sulawesi Utara. Berdasarkan data SCAI yang menjadi rujukan kegiatan, pada 2026 Indonesia memiliki sekitar 462 ribu titik coffee shop, dengan pendapatan sektor kopi diproyeksikan mencapai USD12,5 miliar atau sekitar Rp220 triliun. Di sisi lain, sekitar 41% produksi kopi Indonesia terserap oleh konsumsi domestik, menunjukkan kuatnya pasar dalam negeri sekaligus besarnya ruang penciptaan nilai tambah dari hulu hingga hilir.

Di Sulawesi Utara sendiri, potensi pengembangan kopi sangat besar. Kota Manado merupakan kota ke-2 di Indonesia Timur yang memiliki jumlah coffee shop terbanyak setelah Makassar, dengan jumlah sekitar 5.000 usaha kedai kopi yang tersebar di berbagai daerah dan mampu menyerap sekitar 15.000 tenaga kerja (Diskop UKM dalam RRI, Mar 2026).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....